Rabu, 01 APRIL 2026 • 14:01 WIB

Motor Habis Mudik, Ini 8 Komponen yang Wajib Dicek

Author

Ilustrasi servis motor. (Dok. Yimm)

INDOZONE.ID - Motor sudah balik dari perjalanan mudik ratusan kilometer, jangan langsung gas lagi sebelum cek kondisinya. Ada 8 komponen utama yang wajib diperiksa setelah perjalanan jarak jauh, mulai dari oli, rem, sampai filter udara.

1. Oli Mesin

Oli yang sudah hitam pekat atau volumenya berkurang drastis adalah tanda wajib ganti.

Patokan kalau jarak tempuh mudik sudah melewati 3.000 km dari ganti oli terakhir, langsung eksekusi.

2. Rem Depan dan Belakang

Bunyi decit waktu ngerem, itu sinyal kampas rem mulai habis.

Periksa ketebalan kampas depan dan belakang, plus pastikan volume minyak rem masih di batas normal.

Baca juga: 8 Bagian Motor Ini Wajib Dicek Usai Mudik

3. Aki dan Sistem Kelistrikan

Tegangan aki idealnya di kisaran 12V ke atas. Periksa juga kondisi kutub terminal, kalau ada kerak putih atau jamur, bersihkan sebelum menghambat aliran listrik.

Kabel-kabel utama juga perlu dicek visual, terutama yang letaknya dekat mesin.

4. Busi

Busi kotor bikin mesin susah nyala dan boros bensin. Penggantian idealnya setiap 8.000 km.

Kalau motor terasa brebet atau susah starter setelah mudik, busi adalah tersangka pertama yang perlu diperiksa.

5. Sistem Penggerak

Untuk motor matic, periksa komponen CVT, roller, kampas ganda, dan v-belt.

Penggantian v-belt direkomendasikan setiap 25.000 km.

Kalau motor sport dan moped, fokus ke rantai lalu kencangkan, bersihkan, dan lumasi.

6. Suspensi

Suspensi depan yang bocor oli atau inner tube yang baret bisa bikin handling motor nggak stabil.

Di bagian belakang, periksa kondisi pegas. Kalau ada suara aneh saat melewati polisi tidur, jangan diabaikan.

7. Ban

Cek indikator keausan ban. Kalau permukaan mulai gundul atau kembang ban terasa tipis di beberapa titik, risiko selip meningkat signifikan, apalagi saat hujan.

8. Filter Udara

Filter yang kotor bikin tarikan motor berat dan konsumsi BBM meningkat.

Interval penggantiannya setiap 12.000 km, tapi kalau mudik melewati jalur berdebu atau off-road, lebih baik dicek lebih awal.

Johannes B.M Siahaan, Asst. General Manager CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Mfg., menegaskan komitmen pabrikan dalam mendukung pengguna setelah musim mudik.

"Yamaha selalu berkomitmen untuk mendukung mobilitas para pengguna setiap waktunya. Kami turut memberikan layanan perawatan & servis pasca perjalanan pulang agar motor kembali prima untuk dukung aktivitas sehari-hari," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YIMM

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU