Selasa, 21 APRIL 2026 • 14:30 WIB

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Boleh Diisi Bio Solar Gak? Pahami Dulu Penjelasannya

Author

Mitsubhisi Pajero Sport (mitsubishi-motors.co.id)

INDOZONE.ID - Pertanyaan mengenai apakah Mitsubishi Pajero Sport Dakar boleh menggunakan Bio Solar, selalu menjadi topik hangat di kalangan pemilik "SUV Cumi Darat".

Dengan kenaikan harga bahan bakar diesel nonsubsidi yang cukup signifikan di tahun 2026 ini, keinginan untuk beralih ke bahan bakar yang lebih ekonomis tentu sangat besar.

Namun, sebelum kamu memutuskan untuk mengantre di pompa Bio Solar, ada beberapa penjelasan teknis krusial yang harus kamu pahami agar mesin 4N15 (2.4L MIVEC) milik Pajero Sport Dakar kamu tetap terjaga kesehatannya.

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Aman Gak Diisi Bio Solar?

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Mitsubishi Pajero Sport Dakar dibekali mesin diesel modern dengan teknologi Common Rail System.

Sistem ini menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar dengan tekanan yang sangat tinggi, melalui lubang injektor yang ukurannya lebih kecil dari sehelai rambut manusia.

Mesin ini dirancang untuk bekerja optimal dengan bahan bakar diesel berkualitas tinggi, yang memiliki kadar sulfur rendah (seperti Pertamina Dex atau Dexlite).

Baca juga: 5 Tips Beli Mitsubishi Pajero Sport Bekas 2012 yang Harus Dipahami, Jangan Asal Deal!

Sementara itu, Bio Solar memiliki kadar sulfur yang tinggi serta kandungan FAME (Fatty Acid Methyl Ester) yang bersifat menarik air.

Secara teknis sebenarnya bisa-bisa saja, namun tidak disarankan untuk jangka panjang tanpa komitmen perawatan ekstra.

Mesin Pajero Sport Dakar memang tangguh, tetapi ia sangat sensitif terhadap kebersihan bahan bakar. Berikut adalah penjelasan mengenai apa yang akan terjadi jika kamu tetap memilih menggunakan Bio Solar.

Risiko Kerusakan Jika Pajero Sport Dakar Diisi Bio Solar

Ilustrasi melakukan servis berkala secata rutin. (Pixabay/avtoritetkhv).

1. Risiko Penyumbatan Injektor

Kadar sulfur yang tinggi pada Bio Solar berpotensi menghasilkan deposit atau kerak pada ujung injektor. Mengingat lubang injektor mesin MIVEC sangat presisi, sedikit saja sumbatan akan mengganggu pola semprotan bahan bakar.

Efeknya, tarikan mesin akan terasa berat, asap hitam keluar lebih banyak, dan dalam kasus terburuk, injektor bisa rusak total dengan biaya perbaikan yang mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.

2. Penumpukan Kotoran pada Filter Solar

Bio Solar memiliki sifat deterjen yang kuat. Saat pertama kali kamu berpindah dari Dexlite ke Bio Solar, kandungan FAME akan merontokkan kotoran atau endapan yang ada di dinding tangki bensin.

Baca juga: Pajero Sport 4x2 atau 4x4 yang Layak Kamu Beli, Ini Bedanya

Kotoran ini kemudian akan terbawa aliran bahan bakar dan berkumpul di filter solar. Jika tidak waspada, filter solar akan sangat cepat buntu dan menyebabkan mesin mogok secara tiba-tiba.

3. Penurunan Performa dan Efisiensi

Penggunaan Bio Solar secara otomatis akan menurunkan angka cetane dibandingkan jika menggunakan bahan bakar standar pabrikan.

Kamu mungkin akan merasakan suara mesin yang sedikit lebih kasar saat idle, dan efisiensi bahan bakar yang menurun karena pembakaran menjadi tidak sesempurna biasanya.

Baca juga: Berapa Pajak Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate Terbaru 2025? Cek Rinciannya di Bawah Ini!

Secara teknis, Mitsubishi Pajero Sport Dakar sanggup menenggak Bio Solar karena ketangguhan mesinnya, namun kamu harus siap dengan biaya perawatan "ekstra" yang menyertainya.

Selisih harga bahan bakar memang menggiurkan, tetapi pastikan kamu sudah menghitung risiko jangka panjangnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mitsubishi Motors

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU