Selasa, 28 APRIL 2026 • 15:23 WIB

Waspada! Inilah Ciri-ciri Bearing Shockbreaker Motor Rusak yang Sering Diabaikan

Author

Ilustrasi Ciri Ciri Bearing Shockbreaker Motor Rusak (Freepik)

INDOZONE.ID -  Ciri-ciri bearing shockbreaker motor rusak biasanya ditandai dengan motor terasa tidak nyaman saat melewati jalan bergelombang.

Komponen ini sering luput dari perhatian, padahal perannya sangat penting dalam menjaga kenyamanan dan kestabilan berkendara.

Shockbreaker berfungsi sebagai peredam getaran dari permukaan jalan. Jika bearing atau bagian pendukungnya rusak, dampaknya bisa langsung terasa, bahkan berpotensi membahayakan pengendara.

Dampak Kerusakan Bearing Shockbreaker Motor

Sebelum mengenali ciri-cirinya, penting untuk memahami risiko yang dapat terjadi jika kerusakan dibiarkan:

Baca juga: Mengenal Perbedaan Shockbreaker dan Shock Absorber

1. Guncangan Lebih Terasa

Shockbreaker yang bermasalah tidak lagi mampu menyerap getaran dengan baik. Akibatnya, setiap lubang atau jalan bergelombang akan terasa lebih keras.

2. Ban Aus Tidak Merata

Kerusakan suspensi membuat distribusi tekanan ke ban menjadi tidak seimbang. Hal ini menyebabkan keausan yang tidak merata dan memperpendek usia ban.

3. Stabilitas Menurun

Motor terasa oleng, terutama saat melewati jalan tidak rata. Kondisi ini membuat kontrol kendaraan menjadi lebih sulit.

4. Risiko Keselamatan Meningkat

Dalam situasi darurat seperti pengereman mendadak, performa motor bisa menurun. Ini tentu berbahaya bagi pengendara.

5. Merusak Komponen Lain

Jika dibiarkan, kerusakan dapat merembet ke bagian suspensi lain seperti per dan bantalan, sehingga biaya perbaikan semakin besar.

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Shockbreaker Mobil yang Rusak dan Cara Merawatnya !

Ciri Ciri Bearing Shockbreaker Motor Rusak

Agar tidak terlambat menangani masalah bearing shockbreaker motor rusak, berikut tanda-tanda yang sering muncul:

1. Terjadi Kebocoran Oli

Ini adalah tanda paling mudah dikenali. Oli shockbreaker seharusnya tertutup rapat oleh seal. Jika seal aus atau retak, oli akan merembes keluar. Bahkan kebocoran kecil pun sebaiknya segera ditangani.

2. Ban Belakang Terasa Oleng

Jika bagian belakang motor terasa goyang meskipun di jalan rata, ini bisa menjadi indikasi shockbreaker sudah tidak bekerja optimal.

3. Posisi Motor Lebih Rendah

Shockbreaker yang melemah tidak mampu menahan beban dengan baik. Akibatnya, tinggi motor bisa menurun dari kondisi normal.

4. Getaran Berlebihan

Getaran yang terasa hingga ke stang atau bodi motor menjadi tanda bahwa fungsi peredam sudah menurun.

5. Muncul Suara Tidak Normal

Suara seperti “tok”, “tek”, atau decitan saat melewati polisi tidur bisa menjadi indikasi adanya keausan pada bearing atau komponen lainnya. Ini biasanya terjadi karena pelumasan kurang atau adanya celah antar komponen.

Baca juga: 5 Tanda-tanda Shockbreaker Motor Matic Harus Diganti, Jangan Biarkan Kenyamanan Motormu Berkurang!

6. Ban Aus Tidak Seimbang

Jika melihat pola keausan ban tidak merata antara sisi kiri dan kanan, ini bisa menjadi efek dari shockbreaker yang tidak bekerja dengan baik.

7. Shockbreaker Terasa Terlalu Lentur

Saat melewati jalan rusak, motor terasa memantul berlebihan. Ini menandakan kemampuan redam sudah menurun drastis.

8. Muncul Bau Tidak Wajar

Salah satu tanda yang sering diabaikan adalah bau terbakar atau oli gosong. Hal ini bisa terjadi karena oli bocor dan terkena panas mesin atau knalpot, bahkan berisiko memicu kebakaran kecil.

Tips Merawat Shockbreaker Agar Tidak Cepat Rusak

Agar shockbreaker motor tetap awet, dapat melakukan beberapa langkah sederhana sebagai berikut:

  • Rutin membersihkan motor, terutama bagian suspensi agar tidak kotor
  • Berkendara lebih hati-hati di jalan rusak untuk mengurangi beban
  • Hindari membawa beban berlebih
  • Ganti oli shockbreaker secara berkala sesuai anjuran
  • Gunakan komponen sesuai spesifikasi pabrikan

Perawatan yang konsisten akan membantu menjaga performa shockbreaker tetap optimal.

Baca juga: Penyebab Shockbreaker Motor Bocor dan Cara Mengatasinya dengan Mudah!

Ciri ciri bearing shockbreaker motor rusak sebenarnya cukup mudah dikenali, mulai dari kebocoran oli hingga munculnya suara tidak wajar. Namun, banyak pengendara yang sering mengabaikannya.

Jika membiarkan kerusakan ini tanpa penanganan bukan hanya mengurangi kenyamanan, melainkan dapat membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pengecekan jika muncul tanda-tanda tersebut.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU