INDOZONE.ID - Mobil yang tiba-tiba mogok di jalan akibat aki lemah tentu bisa bikin panik, terlebih saat sedang dikejar waktu untuk bekerja atau mengantar anak.
Padahal, kondisi aki biasanya sudah menunjukkan beberapa gejala sebelum benar-benar drop total.
Sayangnya, masih banyak pengendara pemula yang kurang menyadari tanda-tanda tersebut karena terlihat sepele.
Dengan memahami ciri-ciri awal aki mulai bermasalah, kamu bisa melakukan penggantian lebih cepat sebelum mobil benar-benar tidak bisa dinyalakan. Berikut lima tanda aki mobil mulai soak yang perlu diwaspadai.
Baca juga: Tegangan Aki Mobil Berapa Ampere Bagusnya? Cek Penjelasan Lengkapnya di Sini!
1. Lampu Mobil Menyala Redup saat Mesin dalam Posisi Idle
Lampu utama maupun lampu kabin yang mulai redup bisa menjadi tanda suplai listrik pada mobil sudah tidak optimal.
Kondisi ini biasanya terjadi karena aki mulai kehilangan kemampuan menyimpan daya secara maksimal, sehingga arus listrik yang disalurkan ke komponen kendaraan menjadi tidak stabil.
Kamu bisa memperhatikannya saat mobil sedang berhenti, misalnya di lampu merah. Jika cahaya lampu terlihat melemah lalu kembali terang ketika pedal gas diinjak, besar kemungkinan aki mulai mengalami penurunan performa.
Sebaiknya segera lakukan pengecekan tegangan aki di bengkel agar tidak berujung mogok di jalan.
2. Suara Starter Terdengar Lambat dan seperti Tersendat saat Menyalakan Mobil
Munculnya suara starter yang pelan atau bunyi “tek-tek” saat menyalakan mobil bisa menjadi indikasi aki mulai kehabisan daya untuk memutar motor starter. Akibatnya, mesin membutuhkan waktu lebih lama untuk menyala dibanding kondisi normal.
Pada kondisi yang lebih parah, mobil bahkan hanya mengeluarkan suara klik tanpa mesin berhasil hidup.
Perubahan suara tersebut biasanya cukup mudah dibedakan dari kondisi aki yang masih sehat.
Hindari memaksa menstarter mobil berulang kali karena berisiko merusak dinamo starter. Sebaiknya segera lakukan jumper aki atau hubungi layanan bantuan darurat.
3. Lampu Indikator Aki Menyala Merah di Panel Instrumen saat Mobil Menyala
Lampu indikator aki pada dashboard normalnya akan padam setelah mesin menyala. Jika lampu tersebut tetap menyala, hal itu bisa menandakan adanya gangguan pada sistem pengisian listrik, terutama di bagian alternator. Akibatnya, aki tidak terisi kembali meski mobil sedang digunakan.
Jangan mengabaikan tanda kecil ini karena bisa berdampak besar saat berkendara. Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke bengkel untuk memastikan kondisi alternator dan aki tetap baik. Jika terus dipakai untuk perjalanan jauh, aki berisiko habis total di tengah jalan.
4. Bau Amis seperti Telur Busuk Terendus dari Area Kap Mesin Mobil
Munculnya aroma menyengat seperti bau belerang biasanya menjadi tanda cairan aki mengalami kebocoran atau kondisi aki terlalu panas.
Suhu mesin yang tinggi dapat mempercepat penguapan cairan elektrolit sehingga kemampuan aki dalam menyimpan daya listrik menurun drastis.
Saat mencium bau tersebut, hindari menyalakan api atau merokok di sekitar kendaraan karena uap dari aki yang bocor mudah terbakar dan cukup berbahaya.
Segera matikan mesin lalu lakukan pemeriksaan di bengkel terdekat agar kerusakan tidak semakin parah.
5. Sistem Kelistrikan Mobil Bekerja tidak Normal seperti Kaca Spion Elektrik Pelan
Kinerja kaca spion elektrik yang mulai lambat saat melipat maupun power window yang terasa lebih berat bisa menjadi tanda suplai listrik dari aki mulai melemah.
Baca juga: Cara Mengisi Air Aki Mobil yang Benar dan Aman untuk Pemula
Kondisi ini terjadi karena aki sudah tidak mampu menyediakan arus listrik maksimal untuk berbagai komponen elektronik kendaraan.
Selain itu, kamu juga bisa memperhatikan perubahan lain seperti suara klakson yang terdengar kurang nyaring atau radio mobil yang tiba-tiba mati saat volume diperbesar.
Jika beberapa tanda tersebut muncul bersamaan, ada kemungkinan kondisi aki sudah menurun dan perlu segera diganti sebelum mobil mengalami mogok mendadak.
Kalau salah satu gejala tadi mulai terasa, jangan ditunda untuk melakukan pengecekan. Pemeriksaan aki secara rutin setiap bulan bisa membantu menjaga kondisi mobil tetap prima sehingga perjalanan jadi lebih aman dan nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan