INDOZONE.ID - Honda Beat, sebagai salah satu skuter paling populer di Indonesia, dikenal karena keiritan bahan bakar, desain yang kompak, serta kemudahan dalam penggunaan sehari-hari.
Namun, meskipun Honda Beat adalah motor yang handal, beberapa pemilik sering menghadapi masalah mesin yang "ngelitik" atau berbunyi kasar. Kondisi ini tentu mengganggu kenyamanan berkendara dan perlu segera diatasi.
"Ngelitik" biasanya merujuk pada suara mesin yang tidak normal, yang terdengar seperti bunyi ketukan atau gesekan dalam mesin.
Lantas, apa saja penyebab mesin Honda Beat bisa ngelitik? Berikut adalah penyebab utama mesin Honda Beat ngelitik yang harus kamu ketahui agar bisa segera mengatasinya.
Kenapa Mesin Honda Beat Ngelitik?
1. Penggunaan Bahan Bakar Berkualitas Rendah
Salah satu penyebab utama mesin Honda Beat ngelitik adalah penggunaan bahan bakar berkualitas rendah. Bahan bakar yang memiliki oktan rendah atau tidak sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh pabrik bisa menyebabkan pembakaran yang tidak sempurna di dalam mesin.
Akibatnya, tekanan dan suhu di ruang bakar meningkat, yang menyebabkan suara ketukan atau ngelitik. Honda Beat dirancang untuk menggunakan bahan bakar dengan nilai oktan yang cukup tinggi agar proses pembakaran berjalan dengan baik.
Jika kamu menggunakan bensin dengan oktan rendah, seperti Premium, yang sering kali ditemukan di pompa bensin umum, mesin bisa mengalami knocking atau ketukan yang mengganggu. Untuk menghindari masalah ini, pastikan selalu menggunakan bahan bakar berkualitas, seperti Pertalite atau Pertamax, yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
2. Kondisi Busi yang Sudah Aus
Busi yang sudah aus atau kotor bisa menjadi penyebab mesin Honda Beat ngelitik. Busi berfungsi untuk menyalakan campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar, sehingga jika busi dalam kondisi buruk, percikan api yang dihasilkan bisa tidak stabil.
Baca Juga: Honda Scoopy Brebet, Ini 5 Penyebab dan Solusi Ampuh Mengatasinya
Hal ini bisa mengakibatkan pembakaran tidak sempurna, yang menyebabkan suara ketukan atau ngelitik. Busi yang kotor atau aus juga dapat menyebabkan pembakaran yang lebih lambat atau lebih cepat dari yang seharusnya, meningkatkan suhu dan tekanan dalam ruang bakar.
Oleh karena itu, pastikan untuk memeriksa busi secara berkala dan menggantinya jika sudah waktunya, biasanya setiap 10.000 hingga 15.000 km, tergantung dari kondisi dan penggunaan motor.
3. Timing Pengapian yang Tidak Tepat
Timing pengapian adalah waktu yang tepat bagi busi untuk memercikkan api dan menyalakan campuran udara-bahan bakar di ruang bakar. Jika timing pengapian tidak tepat, maka pembakaran bisa terjadi lebih awal atau terlambat.
Hal ini akan menyebabkan peningkatan tekanan yang tidak normal di ruang bakar dan akhirnya mengarah pada bunyi ketukan atau ngelitik.
Baca Juga: 5 Cara Merawat Honda Astrea Supaya Tetap Tampil Prima, Wajib Diperhatikan!
Pada motor Honda Beat, timing pengapian ini sudah diatur dengan baik oleh sistem pengapian otomatis, tetapi jika sistem pengapian mengalami kerusakan atau ada gangguan pada sensor-sensor yang mengaturnya, seperti sensor posisi kruk as, maka timing pengapian bisa menjadi tidak optimal. Mengganti atau memperbaiki komponen pengapian yang bermasalah dapat membantu mengatasi masalah ini.
4. Kualitas Oli Mesin yang Tidak Bagus
Oli mesin memiliki peran penting dalam melumasi bagian-bagian mesin agar proses pembakaran dan pergerakan komponen mesin berjalan dengan halus.
Oli yang kualitasnya buruk atau sudah terlalu lama tidak diganti bisa mengurangi kemampuan pelumasan dan menyebabkan gesekan yang lebih besar antar komponen mesin, yang akhirnya menghasilkan suara ketukan atau ngelitik.
Baca Juga: 5 Mudah Cara Merawat Honda Beat Street 2024 agar Selalu Prima
Selain itu, penggunaan oli mesin dengan kekentalan yang tidak sesuai dengan spesifikasi motor juga bisa memperburuk masalah. Pastikan untuk menggunakan oli mesin yang sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan Honda untuk motor Beat dan menggantinya secara teratur sesuai jadwal perawatan yang dianjurkan, biasanya setiap 2.000 hingga 3.000 km.
5. Kompresi Mesin yang Menurun
Kompresi mesin yang menurun merupakan salah satu penyebab Honda Beat ngelitik. Kompresi mesin berfungsi untuk memastikan campuran udara dan bahan bakar berada dalam tekanan yang tepat sebelum dibakar.
Jika ada komponen dalam mesin yang aus atau rusak, seperti piston, ring piston, atau klep, maka kompresi mesin akan menurun, yang dapat mengakibatkan suara ngelitik.
Masalah pada kompresi seringkali muncul pada motor yang sudah digunakan dalam waktu lama, terutama jika motor tersebut sering dipakai dalam kondisi berat atau tidak terawat dengan baik.
Baca Juga: 5 Cara Merawat Honda Beat Karbu Supaya Tetap Awet, Wajib Tahu!
Jika kompresi mesin menurun, biasanya akan terlihat tanda-tanda lain seperti penurunan performa atau kesulitan saat motor dinyalakan. Untuk mengatasi masalah ini, pemeriksaan lebih lanjut oleh mekanik profesional diperlukan untuk menentukan komponen mana yang perlu diperbaiki atau diganti.
Masalah mesin yang ngelitik pada Honda Beat bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai hingga kerusakan pada komponen mesin yang lebih serius.
Agar motor tetap dalam kondisi prima dan menghindari suara ngelitik yang mengganggu, pastikan untuk melakukan perawatan rutin, menggunakan bahan bakar berkualitas, dan mengganti komponen yang sudah aus secara berkala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wahanahonda.com