Selasa, 25 MARET 2025 • 09:20 WIB

5 Ciri-ciri Ban Mobil Perlu Spooring Balancing yang Harus Diketahui, Cek Gejalanya di Sini!

Author

Ilustrasi mobil sedang menjalani perawatan spooring. (INDOZONE/Harits Tryan Akhmad).

INDOZONE.ID - Ban mobil merupakan salah satu komponen yang sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.

Tak hanya soal tekanan angin yang harus tepat, kondisi keseimbangan dan penyetelan sudut roda (spooring) juga penting, untuk memastikan mobil tetap stabil serta mudah dikendalikan.

Namun, sering kali kita mengabaikan tanda-tanda bahwa ban mobil perlu dilakukan spooring dan balancing. Padahal, kondisi ini dapat berisiko membahayakan perjalanan.

Untuk itu, berikut adalah ciri-ciri ban mobil harus spooring balancing yang perlu kamu ketahui. Simak di bawah ini!

Tanda-tanda Ban Mobil Perlu Spooring Balancing

1. Setir Mobil Menarik ke Satu Sisi

Ilustrasi mengemudi mobil. (Pixabay/Skitterphoto)

Salah satu tanda paling jelas yang menunjukkan ban mobil perlu spooring adalah, jika setir terasa menarik ke satu sisi, baik itu kiri atau kanan. Hal ini terjadi karena adanya ketidaksejajaran pada roda depan, yang menyebabkan mobil tidak berjalan lurus.

Jika kamu merasa harus terus memutar setir agar mobil tetap berjalan lurus, kemungkinan besar sudut roda sudah tidak sesuai lagi.

Ketidakseimbangan atau penyetelan yang tidak tepat pada roda depan, bisa menyebabkan masalah ini. Setir yang menarik ke satu sisi, juga dapat membuat perjalanan menjadi lebih melelahkan dan meningkatkan risiko kecelakaan, karena sulit mengendalikan mobil.

2. Terasa Getaran atau Guncangan Saat Berkendara

Ilustrasi berkendara saat hujan.

Jika kamu merasakan getaran atau guncangan yang tidak wajar pada setir, terutama saat mobil melaju pada kecepatan tinggi, ini bisa menjadi tanda ban mobil kamu tidak seimbang.

Baca Juga: 7 Tips Membeli Ban Mobil Bekas yang Harus Kamu Ketahui! 

Ketidakseimbangan pada ban depan atau belakang, dapat menyebabkan roda berputar tidak rata, sehingga menciptakan getaran yang terasa pada setir.

Getaran ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa memperburuk kondisi ban. Sebab, beban yang tidak merata pada ban, akan menyebabkan keausan yang lebih cepat dan tidak merata.

Jika masalah ini terus dibiarkan, dapat berisiko merusak komponen lain pada kendaraan.

3. Ban Aus Tidak Merata

Ilustrasi cara merawat ban mobil. (Freepik/standret)

Keausan ban yang tidak merata adalah, gejala lain yang mengindikasikan perlunya spooring dan balancing.

Seharusnya, ban mobil akan aus secara merata di seluruh permukaan. Namun, jika kamu melihat ada bagian ban yang lebih tipis daripada bagian lainnya, ini bisa disebabkan oleh ketidaksejajaran roda atau ketidakseimbangan ban.

Baca Juga: Catat, Ini Penyebab Ban Mobil Pecah yang Harus Kamu Ketahui!

Keausan yang tidak merata pada ban, bisa membuat mobil terasa lebih berat saat dikendarai dan mengurangi daya cengkram ban terhadap jalan.

Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, terutama saat berkendara di kondisi jalan yang buruk atau licin. Segera lakukan spooring dan balancing agar keausan ban bisa terdistribusi secara merata, serta mobil kembali stabil saat digunakan.

4. Mobil Tidak Stabil Saat Melaju di Jalan Lurus

Toyota Kijang LGX menjadi salah satu mobil Toyota klasik yang masih diincar para kolektor.

Jika mobil terasa kurang stabil atau cenderung goyang meskipun sedang melaju di jalan yang lurus dan mulus, ini bisa menjadi tanda bahwa roda mobil tidak sejajar.

Ketika sudut roda tidak tepat atau ada masalah pada keseimbangan ban, mobil akan cenderung bergerak tidak stabil dan terasa goyang, bahkan meskipun kamu tidak melakukan perubahan arah kemudi.

Baca Juga: Catat! Ini Dia Ciri-Ciri Ban Mobil yang Harus Segera Diganti untuk Persiapan Mudik! 

Kondisi ini akan semakin terasa saat kamu melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil yang tidak stabil bisa membahayakan perjalanan, apalagi jika kamu harus melewati jalanan yang kurang rata.

Oleh karena itu, spooring dan balancing sangat diperlukan untuk mengembalikan kestabilan kendaraan.

5. Konsumsi Bahan Bakar Meningkat

Illustrasi proses pengisian BBM

Ban yang tidak seimbang atau penyetelan roda yang tidak tepat, bisa mempengaruhi kinerja mesin. Salah satunya, dengan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Hal ini terjadi karena ketika roda tidak sejajar atau tidak seimbang, mobil akan berusaha lebih keras untuk bergerak lurus, sehingga mesin memerlukan tenaga lebih banyak dan bahan bakar pun cepat habis.

Baca Juga: 3 Langkah Memilih Ban Mobil yang Tepat dengan Ukuran dan Jenis yang Sesuai 

Jika kamu merasa konsumsi bahan bakar mobil meningkat tanpa alasan yang jelas, salah satu penyebabnya bisa jadi adalah masalah pada spooring dan balancing.

Mengatasi masalah ini dengan segera, akan membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi pengeluaran untuk bahan bakar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nissan.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU