Senin, 02 JUNI 2025 • 15:48 WIB

Wajib Ikuti Cara Simpel Ini Biar Nggak Jadi Korban atau Pelaku Kecelakaan di Jalan

Author

Ilustrasi safety driving atau cara aman berkendara.

INDOZONE.ID - Safety driving bukan cuma soal bisa nyetir. Tapi juga soal cara berkendara yang aman, sadar risiko, dan siap menghadapi situasi darurat.

Dengan kebiasaan yang benar, kamu bisa jaga diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan lain dari risiko kecelakaan.

Kenapa Safety Driving Itu Penting?

Tiap kali kamu nyalain mesin, risiko udah mulai menghitung waktu. Apalagi kalau kamu sering bawa keluarga atau teman.

Tingginya angka kecelakaan di jalan bikin kita nggak bisa lagi anggap enteng soal keselamatan.

Maka itu, punya pemahaman soal safety driving bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Bukan sekadar bisa nyetir, tapi ngerti cara nyetir yang benar.

Apa Sih Safety Driving Itu?

Safety driving adalah gaya mengemudi yang fokus ke keselamatan. Nggak cuma buat diri sendiri, tapi juga buat orang lain di jalan.

Ini soal kebiasaan, mulai dari patuh aturan, tahu kapan harus melambat, sampai waspada tiap detik di balik kemudi.

Intinya, kamu nggak cuma ngejar cepat sampai tujuan. Tapi juga memastikan semua orang sampai dengan selamat.

Baca Juga: Apa Itu Katalis Knalpot Mobil? Simak Fungsinya yang Harus Kamu Pahami, Dulu Banyak Dicari!

Tujuan Utama Safety Driving

Tujuan utamanya simpel: mencegah kecelakaan. Tapi lebih dari itu, safety driving bikin perjalanan jadi lebih tenang dan nyaman.

Kamu nggak harus khawatir tiap tikungan atau persimpangan karena kamu udah siap mental dan teknikal.

Makin siap kamu di jalan, maka makin kecil kemungkinan kejadian nggak diinginkan terjadi.

Langkah-Langkah Simpel Biar Berkendara Lebih Aman

Baca Juga: Ini 5 Kekurangan Sistem Keyless Atau Smart Key di Mobil

1. Pahami Cara Nyetir yang Benar

Cara kamu belok, ngerem, dan pegang setir itu semua berpengaruh. Misalnya teknik pull down dan push-up saat memutar setir.

Teknik ini bikin gerakan lebih stabil dan terkontrol.

Pegang setir bukan cuma soal gaya, tapi juga keamanan.

2. Posisi Duduk Jangan Asal

Kalau duduk kamu salah, bukan cuma pegal, tapi juga bisa bahaya.
Idealnya, ada jarak minimal 30 cm antara badan dan setir.

Kaki harus bisa ngejangkau pedal dengan nyaman. Pastikan juga punggung nempel sandaran kursi biar postur tetap oke.

Jangan anggap enteng, ini pengaruh ke refleks dan kenyamanan selama nyetir jauh.

Baca Juga: 9 Tips Jitu Beli Mobil Bekas untuk Pemula, Dijamin Gak Zonk!

3. Wajib Ngerti Soal Blind Spot

Blind spot itu area di sekitar kendaraan yang nggak kelihatan dari kaca spion. Ini salah satu penyebab utama tabrakan, apalagi saat pindah jalur atau nyalip.

Makanya, biasain tengok bahu sebelum pindah jalur. Jangan cuma ngandelin spion. Dan jangan lupa, nyalain lampu sein

4. Patuhi Aturan dan Jangan Emosi di Jalan

Rambu lalu lintas itu bukan sekadar formalitas. Itu petunjuk keselamatan.

Pasalnya, penyebab utama penyebab kecelakaan adalah emosi.

Kalau kamu ngantuk, marah, buru-buru—semua bisa bikin kamu ambil keputusan yang salah. Jadi penting banget buat tetap tenang dan fokus tiap kali nyetir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Astra Daihatsu Motor

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU