INDOZONE.ID - Hyundai Motor Company kembali menegaskan keseriusannya di pasar Tiongkok lewat langkah strategis yang diumumkan dalam ajang Auto China 2026.
Tidak sekadar memperkenalkan produk baru, Hyundai membawa visi besar untuk memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik (EV) paling kompetitif di dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Hyundai memperkenalkan IONIQ V sebagai model awal dari transformasi besar yang tengah mereka siapkan di Tiongkok.
Strategi “In China, For China, To Global”
Berdasarkan siaran pers resmi, Sabtu (25/04/2026) Hyundai mengusung pendekatan “In China, For China, To Global” sebagai fondasi strategi terbarunya.
Baca juga: Hyundai Godok Produk Baru, Siap Kejutkan Konsumen Tanah Air
Artinya, Tiongkok tidak hanya dipandang sebagai pasar, tetapi juga sebagai pusat inovasi dan pengembangan teknologi yang nantinya bisa bersaing secara global.
Presiden dan CEO Hyundai Motor, José Muñoz, menegaskan bahwa Tiongkok memiliki peran penting dalam masa depan mobilitas dunia, terutama karena ekosistem EV yang sangat maju.
Hyundai pun berkomitmen untuk memperkuat investasinya, termasuk melalui kerja sama dengan mitra lokal seperti BAIC Group.
Melalui joint venture Beijing Hyundai, perusahaan akan menginvestasikan sekitar 8 miliar yuan untuk mendukung pengembangan produk dan teknologi.
Target 20 Model Baru dalam Lima Tahun
Sebagai bagian dari ekspansi, Hyundai menyiapkan roadmap ambisius dengan menghadirkan 20 model baru di Tiongkok dalam lima tahun ke depan. Model-model tersebut akan mencakup kendaraan listrik murni (BEV) hingga extended-range electric vehicles (EREV).
Baca juga: Pajak Kendaraan Listrik Jadi Sorotan, Hyundai Minta Kejelasan Kebijakan
Langkah ini menunjukkan bahwa Hyundai tidak hanya fokus pada satu segmen, tetapi ingin membangun portofolio lengkap untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.
Selain itu, perusahaan juga menargetkan penjualan tahunan hingga 500.000 unit, yang akan didorong oleh pertumbuhan di pasar domestik serta peluang ekspor.
IONIQ V Jadi Kunci Pembuka
Baca juga: Ioniq 3 Resmi Diperkenalkan Hyundai, Siap Sasar Konsumen Eropa
Peluncuran IONIQ V menjadi titik awal dari strategi besar tersebut. Mobil ini merupakan model produksi pertama dari lini IONIQ yang secara khusus dikembangkan untuk pasar Tiongkok.
Dikembangkan dari konsep VENUS, IONIQ V hadir dengan desain baru yang mengusung bahasa “The Origin.” Mobil ini tidak hanya mengedepankan tampilan futuristik, tetapi juga fokus pada pengalaman pengguna yang lebih nyaman dan praktis.
Salah satu keunggulannya adalah jarak tempuh yang mencapai lebih dari 600 kilometer dalam sekali pengisian daya (standar CLTC), sehingga cocok untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Fokus pada Kenyamanan dan Teknologi Pintar
IONIQ V dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang premium dan modern. Kabinnya luas dengan desain interior yang berorientasi pada pengguna, menciptakan suasana seperti ruang hidup yang fleksibel.
Fitur teknologi juga menjadi sorotan utama, di antaranya:
- Layar panoramic 27 inci dengan tampilan 4K yang mengintegrasikan berbagai fungsi kendaraan
- Head-up display yang memproyeksikan informasi penting langsung ke pandangan pengemudi
- Sistem audio dengan dukungan Dolby Atmos untuk pengalaman hiburan yang imersif
Selain itu, mobil ini dilengkapi Smart AI Assistant berbasis large language model (LLM) yang memungkinkan pengemudi mengontrol fitur kendaraan melalui perintah suara secara intuitif.
Baca juga: Hampir 5.000 EV Hyundai Ditarik di Australia, Kona dan Ioniq Terdampak
Babak Baru Hyundai di Tiongkok
Perkenalan IONIQ V bukan sekadar peluncuran produk, melainkan simbol dari perubahan besar Hyundai di Tiongkok. Dengan strategi yang lebih terlokalisasi, investasi besar, serta kolaborasi teknologi, Hyundai ingin memperkuat daya saingnya di pasar global.
Berdasarkan siaran pers resmi, langkah ini menjadi bagian dari visi jangka panjang Hyundai untuk tidak hanya mengikuti perkembangan industri, tetapi juga turut membentuk masa depan mobilitas dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Siaran Pers