Mobil listrik AION UT lebih hemat dari mobil konvensional. (Dok. GAC AION Indonesia)
INDOZONE.ID - Mobil listrik makin banyak dipilih sebagai kendaraan harian, terutama oleh ibu-ibu yang ingin berkendara lebih nyaman, senyap, dan bebas ribet soal urusan isi bensin.
Selain lebih irit dan ramah lingkungan, mobil listrik juga terkenal minim perawatan.
Tapi meskipun terlihat simpel, ada beberapa hal penting yang tetap harus dipahami supaya mobil listrik tetap awet sampai bertahun-tahun ke depan.
Biar nggak salah langkah, berikut 5 tips berkendara dan merawat mobil listrik baru yang wajib banget diperhatikan. Simak selengkapnya di bawah ini!
Mobil listrik punya torsi instan, artinya begitu pedal gas diinjak sedikit saja, tenaganya langsung keluar. Buat yang baru pindah dari mobil bensin, hal ini kadang bikin kaget karena responsnya jauh lebih cepat.
Makanya, kamu perlu membiasakan diri dengan injakan pedal yang lebih halus.
Mengemudi dengan kontrol yang lembut bukan cuma bikin berkendara lebih nyaman, tapi juga membantu menghemat energi baterai dan menjaga komponen tetap bekerja optimal.
Kalau terburu-buru atau terlalu agresif, yang ada malah bikin konsumsi listrik lebih boros dan ban cepat aus.
BYD Atto 1 dibekali dengan tiga mode berkendara yang bisa disesuaikan. (Doc: BYD Indonesia)
Hampir semua mobil listrik modern punya mode berkendara seperti Eco, Normal, dan Sport. Moms, bisa memilih mode Eco untuk kegiatan harian seperti antar anak sekolah, belanja, atau macet-macetan dalam kota.
Mode ini bikin mobil lebih efisien karena tenaga dibatasi secara halus.
Baca juga: Geely EX5 Siap Hadang Rivalnya di Segmen Mobil Listrik Compact, Ini 5 Kelebihannya!
Sementara mode Normal cocok untuk penggunaan santai di jalan tol, dan mode Sport sebaiknya hanya dipakai kalau Moms butuh tenaga ekstra, misalnya untuk menyalip di jalur cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wuling Motors Indonesia