Senin, 08 DESEMBER 2025 • 13:30 WIB

Jangan Sampai Kejadian! Berikut 5 Cara Hindari 'Aquaplaning' di Jalan Tol yang Wajib Banget Kamu Waspadai

Author

Berkendara Aman di Musim Hujan (pexels.com)

INDOZONE.ID - Hujan deras saat melaju di jalan tol sering dianggap sepele. Padahal, risiko yang mengintai bisa sangat berbahaya.

Salah satunya adalah aquaplaning, yaitu kondisi ketika ban kehilangan traksi karena mengapung di atas lapisan air.

Situasi ini membuat mobil sulit dikendalikan, setir terasa kosong, dan rem tidak merespons dengan maksimal. Dalam kecepatan tinggi, aquaplaning bisa berujung fatal jika pengemudi tidak paham cara mengantisipasinya. 

Banyak kecelakaan di tol saat hujan sebenarnya bukan karena rem blong atau ban pecah, melainkan karena hilangnya kendali saat ban tak lagi menempel ke aspal.

Oleh karena itu, penting banget buat kamu memahami cara menghindari aquaplaning. A,palagi kalau kamu sering bepergian jarak jauh, atau rutin melewati tol saat musim hujan.

Berikut lima cara yang wajib kamu waspadai dan terapkan.

Tips Ampuh Menghindari Aquaplanning di Jalan Tol yang Harus Dipahami

1. Jaga Kecepatan Tetap Stabil dan Tidak Berlebihan

Ilustrasi pengendara mobil menerabas hujan lebat. (Dok. Auto2000)

Kecepatan adalah faktor paling krusial saat berkendara di jalan basah. Semakin kencang mobil melaju, semakin besar kemungkinan ban “mengambang” di atas genangan air.

Saat hujan turun deras, jangan memaksakan kecepatan seperti saat kondisi kering.

Mengurangi kecepatan bukan berarti mengganggu lalu lintas, justru itu bentuk antisipasi paling efektif. Idealnya, kurangi kecepatan secara bertahap, sebelum melintasi area yang terlihat tergenang.

Hindari pengereman mendadak karena itu bisa membuat mobil semakin kehilangan traksi dan sulit dikontrol.

2. Pastikan Kondisi Ban Selalu Prima

Ilustrasi ban mobil. (Freepik)

Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan, jadi kondisinya sangat menentukan.

Ban yang sudah botak atau alurnya menipis, akan lebih mudah kehilangan daya cengkeram saat melewati air.

Baca juga: 5 Cara Aman Hindari Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol yang Harus Kamu Pahami, Jangan Disepelekan!

Pastikan kembang ban masih tebal dan pola tapak masih jelas. Selain itu, periksa tekanan angin ban secara rutin.

Tekanan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi, sama-sama berisiko meningkatkan potensi aquaplaning. Ban yang terawat dengan baik mampu membuang air lebih efektif sehingga tetap menempel ke aspal.

3. Hindari Genangan Air Sebisa Mungkin

Ilustrasi mobil meberabas genangan air (Autoworks)

Saat melihat genangan di depan, jangan langsung menerobos begitu saja. Ambil jalur yang permukaannya terlihat lebih kering, selama masih aman dan tidak melanggar marka jalan.

Biasanya, air lebih banyak menggenang di jalur kiri karena dilalui kendaraan berat.

Baca juga: Mengenal Teknologi 'Flo' Jalan Tol dan Cara Kerjanya yang Bikin Bayar Tol Bisa Secepat Kilat!

Kalau terpaksa harus melintasi genangan, lewati secara perlahan tanpa banyak manuver mendadak. Jaga setir tetap lurus dan stabil.

Hindari pindah jalur secara tiba-tiba karena kombinasi air dan gerakan mendadak bisa langsung memicu aquaplaning.

4. Pegang Setir dengan Stabil dan Jangan Panik

Ilustrasi mengemudi mobil. (Pixabay/Skitterphoto)

Saat aquaplaning mulai terasa, biasanya setir menjadi ringan dan mobil terasa seperti melayang. Banyak pengemudi justru panik lalu membanting setir atau menginjak rem keras-keras, dan ini malah memperparah keadaan.

Hal terpenting adalah tetap tenang. Pegang setir dengan kuat dalam posisi lurus, lalu lepaskan pedal gas secara perlahan.

Baca juga: Awas Microsleep, Ini 5 Cara Mencegah Ngantuk di Perjalanan Saat Hujan Deras yang Harus Diwaspadai!

Biarkan mobil melambat dengan sendirinya sampai ban kembali mendapatkan cengkeraman di jalan. Jangan langsung menginjak rem sebelum traksi benar-benar kembali normal.

5. Jaga Jarak Aman dengan Kendaraan Lain

Tips aman berkendara saat di jalan tol. (Pixabay/Markus Spiske)

Saat hujan, jarak pengereman otomatis menjadi lebih panjang. Ditambah risiko aquaplaning, kamu harus memberikan ruang reaksi yang lebih luas dari biasanya.

Baca juga: 5 Cara Atasi Kaca Mobil Berembun Saat Hujan di Perjalanan yang Bisa Kamu Hilangkan!

Jaga jarak dengan kendaraan di depan setidaknya dua kali lipat dari kondisi normal. Dengan begitu, kamu punya waktu lebih untuk bereaksi jika kendaraan depan tiba-tiba melambat, terpeleset, atau kehilangan kendali akibat aquaplaning.

Berkendara santai bukan berarti lambat, tapi lebih mengutamakan keselamatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU