Rabu, 28 JANUARI 2026 • 15:47 WIB

Gelar Operasi Pekat Jelang Ramadan, Pos Pantau hingga Patroli Siber Digencarkan Polda Metro

Author

Ilustrasi seorang pengendara motor kena denda tilang saat Operasi Patuh 2025. (Antara)

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya diketahui menggelar operasi kamtibmas dengan sandi Operasi Pekat Jaya 2026 menjelang bulan Ramadan.

Pelaksanaannya, Polda Metro berencana akan mendirikan pos pantau hingga mengencangkan patroli siber.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengungkap ada tiga titik di Jakarta yang menjadi fokus operasi mulai dari Jakarta Timur, Pusat dan Selatan.

Titik ini menjadi fokus karena sering kali terjadi aksi tawuran.

"Sasaran utama yang akan kami fokuskan di sini adalah, yaitu penanggulangan terjadinya aksi-aksi tawuran ya dan juga aksi dari geng motor, premanisme dan juga peredaran miras dan obat-obatan terlarang ya. Ada juga dalam hal penggunaan petasan serta adanya balapan liar serta berbagai bentuk kejahatan lainnya yang akan kita antisipasi bersama," kata Irjen Asep kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Baca juga: Tips Ampuh Biar Nggak Kena Tilang ETLE Handheld di Jalan Raya

Sedangkan di wilayah penyangga Jakarta itu sendiri, Asep mengungkap pihaknya mendirikan pos pantau untuk melakukan pemantauan dan pencegahan adanya gangguan kamtibmas. Patroli gabungan juga akan dilakukan.

"Wilayah perbatasan akan kita tempatkan pos pantau dan juga mobile dari patroli gabungan," ucapnya.

Baca juga: Kamera Jalanan Nggak Tidur: Cara Cek ETLE dan Bayar Tilang Online

Tak sampai disitu, patroli siber juga akan dilakukan oleh Siber Polda Metro Jaya. Diketahui, aksi-aksi tawuran acap kali terjadi diawali saling ejek di media sosial.

"Patroli Siber kita juga. Jadi nanti kita akan siapkan dari Kaopsdanya, dari Pak Dir Samapta nanti ada Wakaopsda 1 ada Dirkrimum untuk penegakan hukum, untuk represidnya dan juga Dirsiber sebagai Wakasatda 2 yang akan menggencarkan patroli siber dalam hal mengantisipasi di medsos dalam hal para anak-anak kita ini melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji," tuturnya 

Lebih jauh, polisi juga bakal melakukan langkah-langkah edukasi dengan cara mendatangi warga sampai dengan mendatangi sekolah-sekolah.

"Tentunya dari Direktorat PPA dan juga Dirbinmas melakukan langkah-langkah preventif dengan mendatangi warga-warga masyarakat dan juga sekolah-sekolahan yang diduga ada siswanya yang selalu ikut tawuran atau warga-warga yang masyarakatnya di kelurahan-kelurahan yang sudah kita petakan," kata Irjen Asep.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 yang digelar diselueuh wilayah hukum Polda Metro Jaya meliputi seluruh wilayah Jakarta, Depok, Tangerang hingga Bekasi.

Operasi ini dimulai pada 28 Januari hingga 11 Februari 2026 mendatang.

Operasi tersebut digelar dengan tujuan mengantisipasi gangguan kamtibmas menjelang bulan ramadan.

Berbagai gangguan keamanan salah satunya aksi tawuran menjadi sasaran dalam operasi tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU