Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 13:43 WIB

Gimana Nasib Konsumen Usai Suzuki Recall Grand Vitara karena Masalah Speedometer?

Author

Suzuki Grand Vitara setelah pembaruan mejeng di GJAW 2025. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Suzuki Indonesia melakukan recall terbatas untuk Suzuki Grand Vitara.

Total ada 148 unit produksi Desember 2024–April 2025 dipanggil ke bengkel resmi karena potensi ketidakakuratan informasi di speedometer, khususnya indikator bahan bakar.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi mengumumkan kampanye Product Quality Update untuk Suzuki Grand Vitara.

Permasalan ternyata ada pada komponen Speedometer Assy Comb yang berpotensi menampilkan informasi tidak akurat.

Masalah ini bukan soal mesin atau performa jalan. Namun, Suzuki menilai perbedaan data di panel instrumen dan kondisi aktual bahan bakar perlu ditangani cepat demi keselamatan dan kenyamanan berkendara.

148 Unit Grand Vitara Masuk Daftar Pemeriksaan

Suzuki mencatat ada 148 unit Suzuki Grand Vitara yang perlu dicek. Unit tersebut diproduksi dalam rentang Desember 2024 hingga April 2025.

Baca juga: Suzuki Grand Vitara Terbaru Hadir Sebagai SUV Compact Gagah, Segini Harga Terbarunya!

Pemilik yang unitnya masuk daftar diminta datang ke Bengkel Resmi Suzuki untuk pengecekan kualitas. Seluruh proses dilakukan tanpa biaya.

“Suzuki Indonesia merasa perlu untuk segera menjalankan kampanye Product Quality Update ini demi menjaga keselamatan serta standar kualitas produk kami,” kata Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS, Hariadi saat Media Gathering, Jumat (30/1/2026) lalu.

Suzuki Grand Vitara mendapatkan pembaruan dipamerkan di GJAW 2025. (Indozone/Rachmat Fahzry)

Ia menegaskan pelanggan tak perlu khawatir karena jaringan bengkel resmi sudah siap menangani pemeriksaan dan perbaikan unit terkait.

Menurut Hariadi, ada potensi ketidaksesuaian antara informasi yang tampil di cluster speedometer dengan sisa bahan bakar aktual di tangki.

“Apabila ditemukan ketidaksesuaian standar kualitas, komponen akan langsung diganti dengan yang baru secara gratis sebagai bentuk tanggung jawab penuh Suzuki,” jelasnya.

Penggantian dilakukan hanya jika hasil pemeriksaan menunjukkan komponen tidak sesuai standar.

Proses Cepat, Kurang dari 30 Menit

Soal waktu, Suzuki memastikan prosesnya singkat.

“Teknisi membutuhkan proses sekitar kurang dari 30 menit,” kata Hariadi.

Kesiapan suku cadang dan teknisi juga sudah dipastikan tersedia di seluruh jaringan Bengkel Resmi Suzuki.

Suzuki mengimbau pemilik yang unitnya masuk daftar recall agar segera melakukan pemeriksaan. Langkah ini penting untuk memastikan informasi kendaraan tetap akurat dan aman digunakan sehari-hari.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan pelanggan yang terus menggunakan produk Suzuki,” tutur Hariadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU