Jumat, 03 APRIL 2026 • 12:30 WIB

3 Siasat Pintar Mengecas Mobil Listrik supaya Tenang Ketika Dibawa Berpergian

Author

Ilustrasi servis mobil listrik. (Dok. Geely Auto Indonesia.)

INDOZONE.ID - Perjalanan jarak jauh dengan mobil listrik di tahun 2026, kini jauh lebih menenangkan berkat sebaran infrastruktur pengisian daya yang semakin merata.

Namun, bagi kamu yang baru saja beralih dari mobil konvensional, kunci utama kenyamanan berkendara bukan hanya terletak pada kapasitas baterai yang besar, melainkan pada strategi pengisian daya yang cerdas dan efisien.

Dengan perencanaan yang matang, kamu tidak perlu lagi merasa was-was akan kehabisan daya di tengah jalan tol atau daerah terpencil.

Kamu tidak harus menunggu baterai hingga penuh 100 persen di setiap pemberhentian, melainkan cukup mengisi sesuai kebutuhan operasional hingga titik aman berikutnya.

Berikut adalah, 3 siasat pintar mengecas mobil listrik supaya kamu tetap tenang dan nyaman saat bepergian jauh.

Tips Ngecas Mobil Listrik Ketika Ingin Dibawa Berpergian Jauh

1. Menerapkan Strategi Pengisian "Kebutuhan Perjalanan"

Pelanggan mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Makassar, Sulawesi Sealatan, Kamis (9/1/2025). PT PLN Unit Induk (UID) Sulselrabar menargetkan penambahan SPKLU di Sulsel pada 2025 menjadi 100 stasiun yang saat ini sudah mencapai 40 stasiun yang tersebar di beberapa titik di daerah itu. ANTARA FOTO/Arnas Padda/foc. (ARNAS PADDA)

Salah satu kesalahan umum pengguna baru adalah selalu ingin mengisi daya hingga 100 persen di setiap SPKLU.

Padahal, kecepatan pengisian daya mobil listrik, biasanya akan melambat drastis setelah menyentuh angka 80 persen untuk melindungi kesehatan baterai.

Siasat pintarnya adalah, cukup mengisi daya hingga 80 persen saja, pada setiap pemberhentian Ultra Fast Charging.

Baca juga: Cek Mobil Listrik Pasca Mudik, Ini 5 Langkah Wajib Versi Geely

Dengan mengisi di rentang 10 penrsen ke-80 persen, kamu hanya memerlukan waktu sekitar 20 hingga 30 menit, yang bisa kamu manfaatkan untuk beristirahat atau makan siang.

Mengincar angka 100 persen, justru akan membuang waktu kamu lebih lama di stasiun pengisian.

Gunakanlah logika "lompat katak", yaitu mengisi daya secukupnya untuk mencapai SPKLU berikutnya, dengan cadangan baterai minimal 15-20 persen sebagai faktor keamanan jika terjadi kemacetan yang tidak terduga.

2. Memanfaatkan Fitur Pre-Conditioning Baterai Sebelum Mengecas

SPKLU Ultra Fast Charging 120 kW di diler Lepas Bekasi.. (Dok. Lepas Indonesia.)

Mobil listrik keluaran terbaru tahun 2026 umumnya sudah dilengkapi dengan fitur Battery Pre-Conditioning. Siasat ini sangat krusial namun sering diabaikan.

Saat kamu memasukkan lokasi SPKLU ke dalam sistem navigasi bawaan mobil, sistem akan secara otomatis mengatur suhu baterai ke titik optimal, sebelum kamu tiba di lokasi pengisian.

Baterai yang berada pada suhu ideal, akan mampu menerima arus listrik maksimal segera setelah kabel dicolokkan.

Hal ini mencegah terjadinya thermal throttling atau penurunan kecepatan cas akibat baterai yang terlalu panas atau terlalu dingin.

Baca juga: Ngisi Baterai Mobil Listrik Cuma 5 Menit, Bos BYD Indonesia Bilang Bisa Kok

Dengan baterai yang sudah "siap", durasi mengecas kamu bisa menjadi lebih singkat dan efisien, sehingga kamu bisa segera melanjutkan perjalanan kembali dengan perasaan tenang.

3. Melakukan Pemetaan SPKLU Cadangan di Jalur Alternatif

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang merupakan inovasi PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia (ANTARA/ HO-Humas PLN)

Meskipun aplikasi navigasi sudah sangat canggih, memiliki rencana cadangan adalah ciri pengendara yang bijak.

Sebelum memulai perjalanan, luangkan waktu sejenak untuk memetakan setidaknya dua titik SPKLU cadangan di setiap ruas jalan yang akan kamu lalui.

Jangan hanya terpaku pada satu titik SPKLU utama di rest area tertentu, yang mungkin saja sedang penuh antrean atau mengalami kendala teknis.

Baca juga: Ngecas Mobil Listrik di SPKLU Rest Area? Ini 5 Hal yang Harus Diperhatikan

Memahami lokasi pengisian daya di luar jalur tol, seperti di diler resmi, hotel, atau pusat perbelanjaan di kota-kota yang kamu lintasi, akan memberikan ketenangan mental yang luar biasa.

Jika SPKLU utama di tol sedang padat, kamu bisa dengan tenang beralih ke titik cadangan tersebut, tanpa harus merasa panik.

Pastikan juga saldo pada aplikasi penyedia layanan pengisian daya kamu sudah terisi cukup, agar proses pembayaran berlangsung cepat tanpa kendala administratif.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: AION Indonesia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU