INDOZONE.ID - Chairman Great Wall Motor (GWM) Wei Jianjun secara resmi meminta maaf lewat video setelah terbukti poster promosi SUV Wey V9X menjiplak kampanye Range Rover Sport secara 1:1 tanpa izin.
Permintaan maaf ini jadi yang pertama kalinya petinggi GWM secara langsung mengakui pelanggaran hak cipta.
Kasusnya terbongkar dari media sosial. Desainer asli kampanye Range Rover Sport Hidden Force memposting perbandingan dua materi iklan.
Latar belakang merah gelap benar-benar sama. Pun dengan pencahayaan sama. Posisi subjek persis sama.
Investigasi internal GWM memverifikasi klaim tersebut. Mereka mengaku duplikasi memang terjadi, dan dilakukan tanpa izin.
Baca juga: Bos GWM Akui Kualitas Mobil China Belum Selevel Jerman dan Jepang
Baca juga: 5 Kelebihan GWM Tank 500 Diesel Terbaru 2026 dibanding SUV Diesel Lainnya
Wei Jianjun kemudian tampil di video dan mengonfirmasi semuanya.
Melansir Carnewschina, Senin (9/3/2026), Wei menyatakan bahwa GWM akan menerima semua tanggung jawab hukum dan sanksi financial yang timbul dari pelanggaran hak cipta tersebut.
Akui Kelalaian Serius
Tak berhenti di level chairman. CEO merek Wey, Zhao Yongpo, juga mengeluarkan permintaan maaf terpisah
Zhao menyebut kejadian ini sebagai "kelalaian tugas yang serius" dan menyatakan bahwa "tidak ada alasan" atas kegagalan untuk menghormati desain asli.
Semua materi promosi yang melanggar langsung dihapus dari platform resmi.
Zhao juga menegaskan bahwa konsep kreatif boleh dijadikan referensi, tapi kekayaan intelektual tetap harus dihormati.
Bukan Kali Pertama Wey Tersandung Masalah Serupa
Awal 2025, merek Wey sudah pernah disorot saat cuplikan promosi MPV Gaoshan dibandingkan dengan iklan Lexus.
Waktu itu tak ada pengakuan resmi. Kasus V9X ini berbeda, karena chairman-nya sendiri yang bicara.
Spek Wey V9X
Di luar kontroversi, Wey V9X adalah SUV enam kursi yang dibidik masuk segmen premium. Tapi persaingannya berat.
Aito M9 mencatat 31.021 registrasi asuransi pada Januari 2026. Li Auto mengirim 26.421 kendaraan pada Februari 2026. Sementara merek Wey hanya 2.840 registrasi pada bulan yang sama, turun 15% dari rata-rata empat minggu sebelumnya.
Angka-angka ini memperlihatkan betapa jauhnya jarak antara Wey dan kompetitor di segmen 500.000 yuan (sekitar Rp1,1 miliar) ke atas.
GWM Gelontorkan Rp10 Triliun untuk R&D 2026
Untuk memperbaiki posisi, GWM mengalokasikan 5 miliar yuan, sekitar 689 juta dolar AS, untuk riset dan pengembangan di tahun fiskal 2026.
Dana ini diarahkan ke platform "GWM One" yang menjadi fondasi lini NEV premium mereka.
Margin laba bersih GWM di 2025 tercatat 4,2%. Cukup tipis untuk perusahaan yang sedang membangun ulang reputasi sekaligus bersaing di segmen paling kompetitif industri otomotif China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carnewschina