INDOZONE.ID - Fitur keselamatan pada mobil tentunya menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli kendaraan.
Apalagi saat ini sudah ada berbagai macam fitur keselamatan yang memudahkan pengendara dan penumpang ketika berkendara di berbagai kondisi jalan.
Perkembangan teknologi otomotif membuat mobil modern kini tidak hanya mengutamakan kenyamanan, tetapi perihal keamanan.
Melansir berbagai laman otomotif, Selasa (12/05/2026) banyak produsen kendaraan mulai menyematkan teknologi keselamatan, yang dirancang untuk membantu pengemudi mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat menghadapi kemacetan, jalan licin, hingga tanjakan.
Berikut beberapa fitur keselamatan mobil yang wajib diketahui pengendara.
Baca juga: Bukan Sekadar Fitur, ISOFIX Penting untuk Keselamatan Anak
Fitur AVH untuk Membantu Saat Mobil Berhenti
Automatic Vehicle Holding atau AVH menjadi salah satu fitur yang kini mulai banyak ditemukan pada mobil modern.
Fitur ini dirancang untuk membantu pengemudi ketika mobil berhenti sementara, seperti saat macet atau menunggu lampu merah.
Dengan AVH, pengemudi tidak perlu terus-menerus menginjak pedal rem.
Sistem akan otomatis menahan posisi mobil agar tetap diam tanpa risiko kendaraan bergerak maju atau mundur sendiri.
Fitur ini juga sangat membantu ketika berada di jalan menanjak. Pengendara bisa lebih santai karena tidak perlu menarik rem tangan secara manual saat berhenti sejenak.
Cara mengaktifkannya pun cukup mudah. Setelah tombol AVH aktif, pengemudi hanya perlu menginjak pedal rem lebih dalam hingga sistem membaca kondisi kendaraan.
Nantinya akan muncul indikator pada layar MID sebagai tanda fitur sudah bekerja.
Saat ingin melaju kembali, pengemudi cukup menginjak pedal gas dan sistem akan otomatis melepaskan rem.
HHC Membantu Mobil Tetap Stabil di Tanjakan
Selain AVH, ada juga fitur HHC atau Hill Hold Control. Fitur ini berfungsi menjaga posisi mobil tetap stabil ketika berada di jalan menanjak.
Saat pengemudi memindahkan kaki dari pedal rem ke pedal gas, mobil biasanya berisiko mundur beberapa saat.
Akan tetapi dengan HHC, sistem akan menahan kendaraan selama sekitar satu hingga dua detik agar mobil tidak bergerak mundur.
Fitur ini tentu sangat membantu, terutama bagi pengemudi pemula yang sering merasa khawatir saat menghadapi tanjakan curam atau kondisi lalu lintas padat di jalan menanjak.
ABS Membantu Mencegah Roda Terkunci
ABS atau Anti-lock Braking System merupakan salah satu fitur keselamatan yang cukup penting pada mobil.
Fungsi utama ABS adalah mencegah roda terkunci saat pengemudi melakukan pengereman mendadak.
Ketika roda terkunci, mobil bisa kehilangan kendali dan berisiko tergelincir, terutama di jalan licin.
Dengan adanya ABS, roda tetap dapat berputar sehingga pengemudi masih bisa mengontrol arah kendaraan saat melakukan pengereman darurat.
Cara kerja ABS melibatkan sensor kecepatan roda, katup hidrolik, dan modul kontrol elektronik.
Sistem akan mendeteksi jika roda mulai terkunci, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar kendaraan tetap stabil.
Fitur ini sangat berguna untuk mengurangi risiko kecelakaan ketika pengemudi harus menghentikan mobil secara tiba-tiba.
Baca juga: 5 Fitur Suzuki XL7 Alpha Kuro Edition Terbaru yang Bikin Mobil Ini Layak Dipinang
EBD Membantu Distribusi Pengereman Lebih Stabil
Selain ABS, ada juga fitur EBD atau Electronic Brakeforce Distribution. EBD bekerja bersama sistem ABS untuk mendistribusikan daya pengereman ke setiap roda sesuai kebutuhan.
Sistem ini membuat tekanan rem pada roda depan dan belakang menjadi lebih seimbang.
Dengan begitu, mobil dapat berhenti dengan lebih stabil dan risiko selip saat pengereman bisa berkurang.
EBD juga membantu meningkatkan traksi kendaraan, terutama ketika membawa beban yang berbeda atau melintasi kondisi jalan tertentu.
Karena itulah fitur ini menjadi pelengkap penting dalam sistem pengereman mobil modern.
ESC Menjaga Mobil Tetap Stabil Saat Berkendara
Electronic Stability Control atau ESC merupakan teknologi keselamatan yang berfungsi menjaga kestabilan kendaraan ketika mobil kehilangan traksi atau mulai tergelincir.
ESC bekerja menggunakan sensor yang memantau kecepatan roda, arah setir, hingga kondisi pengereman.
Jika sistem mendeteksi adanya selip atau perubahan arah yang tidak stabil, ESC akan membantu menyesuaikan pengereman pada roda tertentu agar mobil kembali stabil.
Fitur ini sangat membantu ketika mobil melaju di jalan licin atau saat pengemudi melakukan manuver mendadak. Dengan ESC, risiko kendaraan kehilangan kendali dapat dikurangi.
Meski begitu, teknologi ini tetap memiliki batas kemampuan. Kondisi jalan yang terlalu licin, kecepatan tinggi, atau tekanan ban yang kurang baik tetap dapat memengaruhi efektivitas sistem ESC.
Baca juga: 5 Fitur Mitsubishi Xforce Biar Kamu Jarang Keluar Mobil
Pentingnya Memahami Fitur Keselamatan Mobil
Keberadaan berbagai fitur keselamatan pada mobil memang memberikan banyak manfaat bagi pengemudi dan penumpang.
Teknologi seperti AVH, HHC, ABS, EBD, hingga ESC dapat membantu meningkatkan keamanan saat berkendara di berbagai situasi.
Namun, pengemudi tetap perlu memahami cara kerja setiap fitur agar penggunaannya lebih maksimal.
Selain itu, menjaga kondisi kendaraan dan tetap berkendara dengan hati-hati juga menjadi hal penting demi keselamatan di jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wuling Motors Indonesia