INDOZONE.ID - Kabar kurang mengenakkan baru saja menerpa pabrikan asal Tiongkok, Great Wall Motor (GWM).
Salah satu SUV andalan mereka, Haval Jolion, mencatatkan hasil yang kurang memuaskan dalam uji tabrak (crash test) terbaru yang digelar oleh Global NCAP (GNCAP).
Dalam pengujian tersebut, Haval Jolion varian standar (entry-level) hanya mampu mengantongi dua bintang untuk perlindungan penumpang dewasa (adult occupant protection), dan tiga bintang untuk perlindungan anak-anak (child occupant protection).
Mengingat nama Haval Jolion juga baru saja meramaikan pasar SUV kompak di Indonesia, hasil uji tabrak ini tentu langsung memantik perhatian besar dari para pencinta otomotif.
Lantas, bagaimana detail pengujiannya dan apa jawaban resmi dari pihak GWM? Yuk, kita bedah bareng-bareng!
GWM Haval Jolion Dapat Bintang Dua Crash Test NCAP, Begini Respon GWM
Berdasarkan data rilis resmi dari Global NCAP, unit yang diuji adalah Haval Jolion tipe City (varian paling murah yang dipasarkan di wilayah Afrika Selatan).
Sisi positifnya, pada simulasi tabrakan dari depan (frontal impact), mobil yang dilengkapi dengan 4 airbags dan Electronic Stability Control (ESC) standar ini sebenarnya menunjukkan perlindungan yang "bagus" pada bagian kepala, leher, dan dada penumpang.
Begitu juga saat dihantam dari samping (side movable barrier test), proteksinya dinilai masih aman.
Sayangnya, Global NCAP tidak bisa melakukan pengujian tabrak tiang dari samping (side pole test). Alasannya simpel, tapi fatal yaitu karena varian entry-level ini belum dilengkapi dengan airbag tirai (side curtain airbags) yang bertugas melindungi area kepala.
Hal inilah yang membuat perolehan bintangnya langsung merosot ke angka dua.
Menanggapi hasil tersebut, Bobby Ramagwede selaku CEO dari AA (Automobile Association) menyatakan tidak terlalu terkejut.
Menurutnya, ada tren di mana mobil-mobil varian termurah yang dijual di sana, sering kali dipangkas fitur keselamatannya demi mengejar harga murah.
Baca juga: GWM Rilis Ora 5 Varian Baru di Beijing Auto Show 2026, Cek Spesifikasinya!
Melihat hasil rapor yang kurang mentereng tersebut, manajemen GWM South Africa langsung mengeluarkan pernyataan resmi secara terbuka.
Mereka menegaskan, keselamatan konsumen tetap menjadi prioritas utama mereka, dan kejadian ini akan dijadikan bahan evaluasi serius untuk meningkatkan spesifikasi unit ke depannya.
Sebagai langkah konkret dan strategi penyegaran produk, GWM berjanji akan menyetarakan standar keselamatan varian termurah agar tidak jomplang dengan varian di atasnya.
Ke depan, varian Haval Jolion City dan Jolion Pro Premium bakal langsung dibekali dengan curtain airbags sebagai standar bawaan pabrik.
Langkah ini diharapkan bisa mendongkrak proteksi area kepala penumpang secara signifikan saat terjadi benturan lateral.
Bagaimana dengan Haval Jolion yang Dijual di Indonesia?
Mendengar kabar ini, kamu yang sedang melirik atau sudah meminang Haval Jolion di Indonesia tidak perlu langsung panik. Perlu dicatat, unit yang diuji oleh Global NCAP tersebut adalah varian bensin konvensional berspesifikasi rendah khusus pasar Afrika Selatan.
Sementara itu, GWM Indonesia secara eksklusif memasarkan Haval Jolion HEV (Hybrid Electric Vehicle), yang diproduksi secara lokal di fasilitas Wanaherang, Bogor.
Baca juga: Bos GWM Tantang Pesaing ‘Ikuti Platform Kami atau Tertinggal’, Padahal Penjualan Kalah
Varian hybrid yang beredar di tanah air ini basisnya mengacu pada spesifikasi setir kanan tertinggi yang sudah mengantongi peringkat keselamatan tertinggi 5 Bintang dari ANCAP (Australasian NCAP).
Fitur keselamatannya jauh lebih superior, mulai dari 6 airbags lengkap, hingga 20 fitur asisten berkendara aktif (ADAS).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Https://www.carmag.co.za/