Ilustrasi mama muda menaiki motor matic. (Freepik)
INDOZONE.ID - Motor matic dikenal praktis dan nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Supaya performanya tetap prima, pemilik tidak hanya perlu melakukan servis rutin, tetapi juga memperhatikan kondisi cairan penting yang bekerja di dalam mesin dan sistem transmisi.
Cairan-cairan ini punya peran vital untuk melumasi, mendinginkan, hingga menjaga keawetan komponen motor. Jika diabaikan, performa motor bisa menurun, konsumsi bahan bakar jadi boros, bahkan komponen mesin mengalami kerusakan lebih cepat.
Berikut tiga cairan motor matic yang wajib diganti secara rutin agar tunggangan kamu selalu siap menemani perjalanan. Simak selengkapnya di bawah ini!
Ilustrasi servis komponen motor setelah melakukan perjalanan jauh. (YIMM)
Oli mesin adalah cairan utama yang melindungi seluruh komponen dalam mesin dari gesekan berlebihan. Fungsinya meliputi pelumasan, pembersihan kerak, sekaligus membantu pendinginan mesin saat bekerja pada suhu tinggi.
Jika oli dibiarkan terlalu lama, sifat pelumasnya akan berkurang dan kotoran bisa menumpuk.
Baca juga: Awas, Ini 5 Bahaya Oli Motor Palsu yang Bisa Merusak Berbagai Komponen Mesin Motor!
Umumnya, penggantian oli mesin disarankan setiap 2.000–3.000 km atau sesuai petunjuk di buku manual motor. Pastikan menggunakan oli yang sesuai spesifikasi pabrikan agar pelumasan optimal dan performa mesin tetap halus.
Cairan penting lainnya adalah oli transmisi, yang biasa disebut oli gardan. Cairan ini berfungsi melumasi gear dan komponen di dalam rumah transmisi agar perpindahan tenaga dari mesin ke roda belakang berjalan lancar.
Jika jarang diganti, oli gardan akan mengental dan kehilangan kemampuan melindungi gear. Akibatnya, timbul suara kasar atau getaran saat motor melaju.
Baca juga: Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Risiko Telat Ganti Oli Gardan Motor Matic yang Harus Kamu Pahami!
Biasanya oli gardan diganti setiap 8.000–12.000 km, atau minimal dua kali setelah ganti oli mesin empat kali. Dengan perawatan rutin, sistem transmisi motor akan lebih awet dan nyaman dipakai.
Untuk motor matic berpendingin cairan, coolant radiator memegang peranan penting dalam mengontrol suhu mesin agar tidak overheat.
Cairan ini mengalir melalui saluran pendingin dan sirip radiator untuk menyerap panas dari mesin. Coolant yang sudah lama digunakan, biasanya berubah warna dan kehilangan kemampuan mendinginkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Honda Cengkareng