INDOZONE.ID - Kalau kamu pengguna motor matic, kamu pasti sudah nggak asing lagi dengan yang namanya oli gardan.
Sayangnya, banyak pengendara yang lebih fokus mengganti oli mesin, tapi lupa atau bahkan nggak tahu pentingnya ganti oli gardan secara rutin.
Padahal, telat ganti oli gardan bisa menyebabkan kerusakan serius pada bagian transmisi motor matic kamu, lho!
Supaya kamu makin paham dan nggak asal pakai motor matic tanpa perawatan, yuk simak risiko yang bisa terjadi kalau kamu telat ganti oli gardan.
CVT Motor Vespa Matic. (Instagram/@ajm_skuter)
Oli gardan berfungsi sebagai pelumas pada bagian transmisi belakang motor matic. Saat kamu telat menggantinya, pelumasan jadi kurang optimal.
Akibatnya, gesekan antar komponen transmisi jadi lebih tinggi dan bisa menyebabkan keausan yang parah.
Baca Juga: Kapan Waktu Ganti Part CVT Motor? Simak Ciri-Ciri Harus Servis CVT!
Kerusakan pada transmisi bukan hal sepele, karena biaya perbaikannya cukup mahal. Jadi, lebih baik rutin mengganti oli gardan sesuai jadwal daripada harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk ganti gear set atau overhaul.
Salah satu tanda bahwa oli gardan sudah tidak layak pakai adalah munculnya suara kasar atau mendengung dari bagian CVT saat motor dijalankan. Suara ini muncul karena gesekan antar komponen tanpa pelumas yang cukup.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak CVT Motor Matic, Jangan Dibiasakan!
Kalau kamu sudah mendengar suara seperti ini, itu artinya oli gardan kamu mungkin sudah terlalu kotor atau jumlahnya sudah berkurang. Jangan tunggu sampai komponen rusak, lebih baik segera ganti olinya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hondacengkareng.com