Ilustrasi atap mobil. (freepik)
INDOZONE.ID - Saat melihat mobil modern dengan desain kukuh, mungkin kamu berpikir semua bagiannya memiliki kekuatan yang sama.
Namun, ketika terjadi insiden seperti pohon tumbang atau kecelakaan, bagian atap sering jadi yang paling cepat ringsek. Hal ini memunculkan mitos atap mobil paling lemah yang hingga kini masih banyak dipercaya.
Apakah benar demikian? Berikut penjelasan mengenai fakta kekuatan atap mobil.
Ilustrasi atap pada mobil. (freepik)
Secara teknis, bagian atap mobil tidak dirancang untuk menahan tekanan berat dari atas. Produsen kendaraan biasanya memfokuskan sistem keamanan pada sisi depan dan samping karena kebanyakan kecelakaan terjadi dari arah tersebut.
Akibatnya, saat benda besar, seperti pohon tumbang menimpa mobil, bagian atap bisa cepat rusak atau bahkan ambruk. Struktur atap memang dirancang ringan untuk menjaga efisiensi bahan bakar dan aerodinamika, bukan untuk menahan beban vertikal ekstrem.
Inilah yang membuat sebagian orang salah mengira, bahwa atap mobil selalu lemah. Padahal, standar keamanan atap mobil sudah diatur dengan ketat oleh lembaga otomotif internasional.
Baca juga: 5 Kelebihan Mazda 6 Estate Terbaru yang Bikin Mobil Atap Panjang Ini Layak Kamu Pertimbangkan!
Selain tertimpa benda berat, kekuatan atap mobil juga diuji saat kendaraan mengalami kecelakaan terguling. Dalam situasi ini, kekuatan atap mobil saat terguling sangat menentukan keselamatan penumpang di dalamnya. Mobil dengan rangka kuat dan pilar kukuh, biasanya mampu menahan deformasi berlebih saat terbalik.
Contohnya, beberapa mobil modern kini sudah memenuhi standar keamanan atap mobil yang lebih ketat, termasuk melalui uji roof crush test. Tes ini mensimulasikan tekanan ekstrem pada atap untuk mengukur seberapa kuat struktur tersebut melindungi kabin.
Jadi, mitos atap mobil paling lemah tidak sepenuhnya benar. Sebab, semuanya tergantung pada desain dan teknologi keamanan yang digunakan produsen.
Baca juga: Awas! Ini 5 Risiko Membawa Muatan Berlebih di Atap Mobil Saat Mudik yang Harus Kamu Pahami
Beberapa kejadian nyata menunjukkan betapa pentingnya kekuatan struktur atap. Di Florida, seorang pengemudi Lexus meninggal setelah mobilnya tertimpa pohon besar. Padahal, mobil tersebut tergolong kelas premium.
Namun di sisi lain, kasus berbeda terjadi pada Tesla Model 3 yang atapnya tetap utuh meski tertimpa pohon besar dan pengemudinya pun selamat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Augustman.com