Tampilan Suzuki All New Ertiga GA terbaru 2025. (Suzuki Indonesia)
INDOZONE.ID - Di tengah tren mobil CVT, DCT, sampai transmisi hybrid dan listrik, mobil dengan transmisi otomatis konvensional atau AT sering dianggap “ketinggalan zaman”.
Padahal, di Indonesia, transmisi AT justru masih dipertahankan oleh banyak pabrikan, terutama untuk mobil keluarga dan mobil harian.
Bukan tanpa alasan, karena karakter AT masih relevan dengan kondisi jalan, gaya berkendara, dan kebutuhan pemilik mobil di dalam negeri.
Nah, biar gak salah kaprah, ini lima jawaban paling masuk akal, kenapa mobil bertransmisi AT masih layak dipertimbangkan sampai sekarang.
Ilustrasi perseneling mobil matic. (Car Parts)
Transmisi AT dikenal punya konstruksi yang lebih sederhana dan kuat dibanding CVT. Di kondisi lalu lintas padat, stop-and-go terus menerus, AT bekerja lebih stabil karena perpindahan giginya mengandalkan gear dan torque converter.
Itulah kenapa mobil-mobil yang sering dipakai harian di kota besar, cenderung awet saat menggunakan transmisi AT, selama perawatannya benar dan rutin.
Ilustrasi servis mobil. (Freepik)
Salah satu keunggulan terbesar AT adalah soal perawatan. Oli transmisi AT memang harus dijaga kualitasnya, tapi secara umum prosedurnya lebih mudah dipahami oleh bengkel umum.
Baca juga: 5 Kebiasaan Ini Bikin Transmisi Mobil Matic Kamu Mudah Rusak dan Sering ke Bengkel!
Spare part juga relatif lebih gampang dicari, terutama untuk mobil Jepang yang sudah lama beredar. Ini bikin biaya perawatan jangka panjang lebih terkendali, dan gak bikin was-was kalau mobil dipakai lama.
Ilustrasi berkendara di malam hari. (freepik)
Buat sebagian pengemudi, transmisi AT terasa lebih “nyambung” saat akselerasi. Tidak ada efek ngempos seperti pada CVT ketika digas mendadak.
Baca juga: Apa Fungsi Tombol 'Overdrive' di Transmisi Mobil Matic? Simak Informasi Selengkapnya di Sini!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia