Ilustrasi Wiper Mobil Rusak. (FREEPIK/sviatkovskyi)
INDOZONE. ID - Pernahkah kamu terpikir untuk mengisi tabung air wiper dengan campuran air sabun cuci piring atau sampo saat cairannya habis?
Banyak pengendara di tahun 2026 ini, yang masih melakukan hal tersebut dengan alasan kepraktisan, dan dianggap lebih ampuh membersihkan noda minyak.
Namun, sebelum kamu melakukannya lagi, ada baiknya kamu simak penjelasan lengkapnya di sini.
Ternyata, menggunakan sembarang sabun untuk kaca mobil bisa mendatangkan masalah yang cukup menguras kantong dalam jangka panjang, lho!
Menggunakan Wiper Kaca saat Berkendara di Musim Hujan (pexels.com)
Jawaban singkatnya ialah tidak disarankan, kecuali kamu menggunakan cairan khusus yang memang dirancang untuk kaca mobil (washer fluid).
Meskipun sabun cuci piring atau sampo terlihat efektif membersihkan noda, kandungan kimia di dalamnya tidak cocok dengan material yang ada pada sistem wiper dan kaca depan mobilmu.
Baca juga: 5 Cara Merawat Wiper Mobil Supaya Karetnya Gak Keras Saat Musim Panas, Wajib Kamu Simak!
Berikut adalah beberapa dampak negatif yang harus kamu waspadai:
Sabun cuci piring atau detergen memiliki kandungan zat pembersih yang bersifat keras untuk menghilangkan lemak.
Jika digunakan terus-menerus, kandungan ini akan membuat karet wiper menjadi keras, kaku, dan pecah-pecah.
Baca juga: Masuk Musim Hujan, Kenali 5 Kerusakan Wiper Mobil yang Sering Terjadi dan Harus Kamu Ketahui!
Akibatnya, wiper tidak lagi fleksibel dan tidak bisa menyapu air dengan sempurna, yang justru membahayakan pandanganmu saat hujan deras.
Sabun rumahan cenderung menghasilkan banyak busa dan endapan jika didiamkan dalam waktu lama di dalam tabung reservoir.
Endapan atau kerak dari sisa sabun ini dapat menyumbat lubang kecil pada nozzle wiper.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia