Logo pabrikan Honda. (REUTERS/Pierre Albouy)
INDOZONE.ID - Persaingan industri otomotif yang kian ketat di Indonesia mulai berdampak pada jaringan diler. Salah satu diler milik PT Honda Prospect Motor (HPM) di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, resmi menutup operasionalnya.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi diler. “Kami Honda Pondok Pinang pamit undur diri. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaannya kepada kami,” tulis akun @Hondaponpin beberapa waktu lalu.
Hingga berita ini disusun, pihak HPM belum memberikan pernyataan resmi terkait penutupan tersebut meski telah dihubungi.
Baca juga: Sony dan Honda Setop Proyek Mobil Listrik Afeela, Ada Apa?
Fenomena penutupan diler ini bukan kali pertama terjadi. Sejumlah diler Honda di berbagai daerah sebelumnya juga diketahui beralih menjual merek lain, terutama dari pabrikan asal China.
Beberapa di antaranya adalah diler di kawasan Pasteur, Bandung, Jemursari, Surabaya, Triputra Bekasi, hingga Trimegah BSD di Tangerang. Pergeseran ini menunjukkan adanya perubahan strategi bisnis di tengah dinamika pasar otomotif nasional.
Logo Honda di salah satu mobil buatannya (photo/Unsplash/emrecan arik)
Meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan asal China menjadi salah satu faktor pendorong. Produk-produk tersebut dinilai menawarkan harga yang lebih kompetitif dengan teknologi dan fitur yang terus berkembang.
Di sisi lain, penjualan Honda dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren fluktuatif dengan kecenderungan menurun. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Honda pada 2020 tercatat sebanyak 79.451 unit, kemudian meningkat menjadi 91.393 unit pada 2021.
Baca juga: Update Harga Honda Step WGN e:HEV Terbaru yang Punya Desain Boxy dan Fitur Canggih!
Tren positif berlanjut pada 2022 dengan penjualan 125.411 unit dan 128.010 unit pada 2023. Namun, penjualan kembali menurun menjadi 103.023 unit pada 2024, dan mengalami penurunan signifikan pada tahun berikutnya dengan capaian 71.233 unit.
Kondisi ini mencerminkan perubahan lanskap industri otomotif di Indonesia yang semakin kompetitif, sekaligus mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan strategi guna bertahan di pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA