Ilustrasi Penyebab Motor Turun Mesin (Freepik)
INDOZONE.ID - Penyebab motor turun mesin ternyata sering berawal dari hal-hal sepele yang kerap diabaikan pemilik kendaraan.
Istilah “turun mesin” memang terdengar menakutkan karena berkaitan dengan kerusakan serius pada bagian internal mesin, seperti piston, ring piston, silinder, hingga crankshaft yang harus dibongkar dan diperiksa secara menyeluruh.
Kondisi ini tidak hanya memakan waktu perbaikan, tetapi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Bahkan, bisa mencapai jutaan rupiah.
Karena itu, penting untuk memahami penyebabnya sejak dini agar kerusakan besar dapat dihindari.
Baca juga: 6 Penyebab Rem Motor Bermasalah saat Perjalanan Jauh
Turun mesin adalah kondisi ketika mesin motor harus dibongkar karena adanya kerusakan pada komponen utama di dalamnya. Biasanya, kerusakan ini tidak bisa diatasi dengan servis ringan.
Beberapa komponen yang sering terdampak antara lain:
Jika komponen tersebut sudah aus atau rusak, performa mesin akan menurun drastis dan membutuhkan perbaikan besar.
Baca juga: Motor Cuma Bunyi 'Cetek-Cetek'? Kenali Komponen Starter dan Cara Ceknya!
Sebelum benar-benar mengalami kerusakan parah, motor biasanya menunjukkan beberapa gejala awal. Sayangnya, tanda-tanda ini sering diabaikan.
Berikut ciri-ciri yang perlu diwaspadai:
Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar tidak berujung pada turun mesin.
Oli memiliki peran penting sebagai pelumas sekaligus pendingin mesin. Seiring waktu, kualitas oli akan menurun karena terpapar panas dan kotoran hasil pembakaran. Berikut beberapa hal yang akan terjadi jika telat diganti:
Baca juga: 6 Penyebab Rem Blong pada Motor dan Cara Mengatasinya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: SUZUKI