Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)
INDOZONE.ID - Memelihara motor tua memang menyenangkan, apalagi buat kamu yang hobi otomotif dan suka tampilan klasik yang tak lekang oleh waktu.
Tapi di balik pesona motor lawas, ada satu masalah yang sering banget dihadapi para pemiliknya yaitu rangka yang gampang karatan.
Karat bisa jadi musuh utama motor tua karena efeknya bukan cuma mengganggu penampilan, tapi juga bisa membahayakan keselamatan.
Supaya kamu nggak mengalami hal yang sama, yuk kenali 5 penyebab rangka motor tua gampang berkarat.
Semakin cepat kamu tahu dan hindari, makin awet juga kondisi motor kesayanganmu!
Ilustrasi pengendara motor saat hujan.
Salah satu penyebab paling umum dari karat pada rangka motor adalah air hujan. Kandungan asam dan garam di air hujan bisa mempercepat proses oksidasi logam, terutama di bagian rangka dan sambungan bawah motor.
Sayangnya, banyak pemilik motor tua yang abai setelah kehujanan motor langsung diparkir begitu saja tanpa dikeringkan atau dicuci ulang.
Air yang mengendap di bagian tersembunyi seperti dalam kolong, sela-sela rangka, atau bawah jok bisa jadi titik awal munculnya karat. Kalau kamu habis riding dalam hujan, pastikan motor dicuci bersih lalu dikeringkan sempurna, termasuk bagian bawah dan area tersembunyi yang sering luput dari perhatian.
Kebiasaan parkir motor di tempat terbuka atau di ruang lembap juga sangat berpengaruh terhadap munculnya karat.
Motor yang disimpan di garasi tanpa sirkulasi udara atau di tempat terbuka yang sering terkena embun dan hujan malam, akan lebih cepat mengalami korosi di bagian logamnya.
Baca Juga: 4 Tanda Harus Ganti Motor Tua Kamu dengan yang Baru, Jangan Ditunda!
Udara lembap mempercepat proses karat karena mengandung uap air yang bisa masuk ke pori-pori logam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Suzuki Indonesia