Selasa, 01 JULI 2025 • 15:00 WIB

Sering Disepelekan, 5 Kebiasaan Buruk yang Merusak Power Steering Mobil: Simpel, tapi Sering Diabaikan

Author

Ilustrasi power steering mobil yang membuat stir menjadi lebih ringan. (Auto 2000)

INDOZONE.ID - Power steering adalah salah satu fitur penting di mobil modern yang dirancang untuk memberikan kenyamanan saat berkendara.

Dengan adanya teknologi ini, kamu bisa mengendalikan setir dengan lebih ringan, apalagi saat harus parkir di tempat sempit atau bermanuver di jalanan macet.

Tapi sayangnya, masih banyak pemilik mobil yang kurang paham tentang cara merawat Power Steering ini. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan pengemudi dan justru bisa merusak komponen power steering secara perlahan.

Kalau dibiarkan, kerusakan ini bisa membuat biaya servis membengkak atau bahkan membahayakan keselamatan saat berkendara. Nah, biar kamu nggak ikut jadi salah satunya, yuk kenali 5 kebiasaan buruk yang bisa merusak power steering mobil!

Kebiasaan yang Merusak Sistem Power Steering di Mobil

1. Memutar Setir Saat Mobil dalam Keadaan Diam Total

Kebiasaan ini sering banget dilakukan, terutama saat parkir. Kamu mungkin pernah memutar setir kiri atau kanan secara penuh saat mobil belum bergerak sama sekali.

Meskipun terlihat sepele, hal ini sebenarnya memberikan tekanan besar pada sistem power steering, terutama di bagian rack dan pinion.

Memutar setir dalam keadaan mobil diam bisa mempercepat keausan komponen, apalagi jika dilakukan terus-menerus. Sebaiknya, pastikan mobil sedikit bergerak saat kamu memutar setir agar beban pada sistem kemudi lebih ringan.

2. Tidak Rutin Mengecek dan Mengganti Oli Power Steering (untuk Sistem Hidrolik)

Ilustrasi mengganti oli mobil. (Pertamina Lubricants)

Kalau mobil kamu masih menggunakan power steering hidrolik, cairan atau oli power steering adalah komponen penting yang harus rutin dicek. Sayangnya, banyak pengemudi yang lupa atau malas mengecek kualitas dan volume oli ini.

Baca juga: 5 Penyebab Rack Steer Mobil Rusak yang Harus Kamu Ketahui, Wajib Segera Periksa!

Oli yang sudah kotor atau berkurang, bisa menyebabkan gesekan lebih besar pada sistem hidrolik dan berpotensi merusak pompa power steering. Maka dari itu, biasakan cek cairan ini secara berkala, dan ganti sesuai rekomendasi pabrikan.

3. Sering Melebihi Batas Putaran Setir (Full Lock)

Stir dan panel layar Xpander Cross 2025. (Dok. Mitsubishi Motors Indonesia)

Mengunci setir sampai mentok ke kiri atau kanan secara terus-menerus juga merupakan kebiasaan buruk yang bisa merusak power steering.

Saat kamu melakukan full lock, pompa power steering bekerja ekstra keras untuk mempertahankan tekanan, dan kalau ini terjadi terlalu sering, pompa bisa cepat aus atau rusak.

Baca juga: Mengenal Pengertian Fitur Tilt Steering pada Mobil beserta Kegunaannya!

Kebiasaan ini juga bisa merusak seal dan komponen lain dalam sistem kemudi. Jadi, saat memutar setir, sebaiknya hindari menguncinya terlalu lama dalam posisi mentok.

4. Mengabaikan Tanda-tanda Kerusakan Power Steering

Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)

Mobil yang mulai terasa berat saat dikemudikan, muncul bunyi aneh saat memutar setir, atau ada kebocoran di bagian bawah kap mesin bisa jadi tanda-tanda power steering mulai bermasalah. Tapi, banyak pengemudi yang menganggap ini hal biasa dan tetap mengemudi seperti biasa. 

Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Power Steering di Mobil, Perlu Perawatan Lebih!

Kalau kamu cuek dan tidak segera melakukan pengecekan atau servis, kerusakan bisa makin parah dan berdampak pada komponen lain. 

Sebaiknya, segera bawa mobil ke bengkel saat muncul gejala awal ini agar perbaikan bisa dilakukan sebelum terlambat.

5. Mengemudi Terlalu Agresif di Jalanan Rusak

Ilustrasi Jalan Berlubang

Jalanan berlubang, berbatu, atau tidak rata bisa memberikan tekanan besar pada sistem kemudi, termasuk power steering. Jika kamu sering mengemudi secara agresif di kondisi jalan seperti ini tanpa memperlambat kecepatan, maka komponen kemudi bisa cepat rusak.

Baca juga: 5 Penyebab Mesin Mobil Mati Mendadak yang Biasanya Sering Terjadi, Jangan Panik Dulu!

Suspensi dan sistem steering bekerja keras menyerap getaran, dan bila dipaksakan, bagian power steering bisa mengalami aus lebih cepat. Jadi, biasakan melambat saat melewati jalan rusak untuk menjaga keawetan mobilmu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU