INDOZONE.ID - Honda BeAT dikenal sebagai motor matic yang irit dan praktis untuk harian. Tapi kalau tiba-tiba konsumsi bensinnya terasa lebih boros dari biasanya, itu tanda ada sesuatu yang harus kamu perhatikan.
Banyak pengguna BeAT yang nggak sadar kalau kebiasaan kecil atau komponen tertentu, bisa bikin konsumsi BBM membengkak.
Biar nggak terus-terusan rugi, kamu perlu tahu penyebabnya dan solusi tepat yang bisa dilakukan.
Berikut, 5 penyebab Honda BeAT jadi boros BBM beserta solusinya, lengkap dan mudah dipahami. Simak selengkapnya di bawah ini!
Penyebab dan Cara Ngatasin Honda BeAT Boros BBMnya
1. Filter Udara Kotor dan Tersumbat
Salah satu penyebab paling umum adalah filter udara yang sudah terlalu kotor. Saat filter tersumbat debu, aliran udara ke ruang bakar jadi nggak optimal.
Akibatnya, sistem injeksi menyuplai lebih banyak bensin untuk menghasilkan tenaga, dan konsumsi BBM pun meningkat.
Untuk itu, filter udara sebaiknya dibersihkan setiap 2.000–3.000 km, dan diganti setiap 8.000–10.000 km, tergantung pemakaian. Kalau kamu tinggal di area berdebu, perawatan harus lebih sering.
2. Tekanan Angin Ban Tidak Sesuai
Ban yang kurang angin membuat motor bekerja lebih berat. Mesin perlu memutar roda dengan tenaga lebih besar, karena ban menambah hambatan ke aspal.
Baca juga: Jangan Kegoda Harga Murah! Berikut 5 Tips Beli Honda Beat FI Bekas Supaya Dapat Unit Bagus dan Rapih
Ini otomatis bikin bensin lebih cepat habis walaupun kamu cuma dipakai harian biasa. Jadi, bagusnya selalu pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrik:
- Depan: 29 psi
- Belakang: 33 psi (bisa 35 psi kalau sering boncengan) atau Cek tekanan ban minimal seminggu sekali.
3. Gaya Berkendara yang Kasar dan Suka Ngebut
Sering gas mendadak, rem mendadak, atau suka geber-geber meski jalanan macet? Kebiasaan ini bikin motor boros karena mesin harus berkali-kali menambah pasokan bensin untuk mengejar akselerasi cepat.
Honda BeAT memang kecil, tapi soal boros–irit tetap sangat dipengaruhi cara berkendara.
Baca juga: 5 Penyebab Tangki Bensin Honda BeAt Berkarat yang Bisa Dideteksi dengan Mudah dan Efisien
Maka dari itu, biasakan buka gas secara halus dan stabil. Jaga kecepatan konstan, dan hindari akselerasi mendadak yang nggak perlu. Selain bensin lebih irit, mesin juga lebih awet.
4. Injektor atau Throttle Body Kotor
Motor injeksi seperti Honda BeAT sangat bergantung pada kebersihan injektor dan throttle body. Kalau dua komponen ini mulai kotor atau tersumbat, campuran bensin dan udara jadi nggak ideal.
Baca juga: Berapa Pajak Honda Beat Deluxe Terbaru 2025? Biar Gak Bingung, Simak Biaya Rinciannya di Bawah ini!
Mesin bisa terasa brebet, kurang bertenaga, dan konsumsi BBM meningkat. Lakukan pembersihan injektor dan throttle body setiap 10.000 km atau saat motor mulai terasa kurang responsif.
Kamu bisa melakukannya di bengkel resmi agar hasilnya lebih presisi.
5. Oli Mesin Sudah Jelek atau Telat Diganti
Oli yang sudah terlalu lama dipakai akan menurun kualitasnya dan tidak lagi melumasi mesin secara optimal. Mesin jadi lebih berat, komponen gesekannya meningkat, dan motor pun butuh lebih banyak bensin untuk bekerja.
Baca juga: 2 Jenis BBM Shell Terbaik untuk Honda Beat Deluxe yang Bisa Bikin Mesin Halus dan Ngacir!
Ganti oli setiap 2.000 km. Pilih oli yang punya spesifikasi sesuai rekomendasi Honda, agar performa dan efisiensi tetap terjaga.
Hindari kebiasaan menunda ganti oli karena efeknya langsung terasa ke konsumsi BBM.
Honda BeAT sebenarnya terkenal efisien, jadi kalau tiba-tiba terasa boros, hampir pasti karena beberapa hal di atas.
Dengan menjaga gaya berkendara tetap halus, melakukan perawatan berkala, dan memastikan semua komponen dalam kondisi bagus, kamu bisa mengembalikan konsumsi BBM motor jadi irit lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Honda Cengkareng