Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 16:45 WIB

Tips Aman Jalan-jalan di Libur Nataru, Pengendara Mobil dan Motor Wajib Tahu

Author

Ilustrasi liburan. (Mitsubishi Motors)

INDOZONE.ID - Sebelum jalan-jalan menikmati libur Natal dan tahun baru (nataru), cek kondisi kendaraan, baik motor maupun mobil, jadi kewajiban.

Selain kondisi kendaraan, pengemudi harus dalam kondisi fit saat berkendara demi meminimalkan risiko kecelakaan.

Ilustrasi touring motor. (Freepik)

Hal itu sesuai dengan apa yang dijabarkan oleh Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu. Menurutnya, pengecekan teknis dan kesiapan pengemudi jadi kunci perjalanan aman dan nyaman di libur nataru.

Bagi pengguna mobil, kamu harus beristirahat setiap 3-4 jam perjalanan untuk menghindari microsleep. Bagi pengendara motor, istirahatlah setiap 1-2 jam perjalanan.

Baca juga: Pembatasan Sumbu 3 di Jawa Barat Saat Nataru, Truk Membandel Bakal Dikandangi

“Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi. Istirahat teratur setiap 3–4 jam untuk mobil, dan menghindari microsleep, bagi pengendara motor disiplin beristirahat setiap 1-2 jam untuk memulihkan konsentrasi dan meregangkan otot,” ujar Yannes, dikutip dari Antara, Kamis (25/12/2205).

Tambahan bagi pengendara motor, Yannes menyinggung perihal pentingnya tidur cukup sebelum berangkat sehingga tidak oleng saat berkendara. Sebab, tubuh pengemudi merupakan penyeimbang saat mengendarai motor.

“Karena tubuh pengendara berfungsi sebagai penyeimbang utama kendaraan, maka tidur cukup sebelum berangkat menjadi syarat mutlak,” imbuhnya.

Pengecekan Teknis untuk Mobil dan Motor

Sementara itu, Yannes tak lupa menjelaskan perihal pengecekan teknis mobil. Menurutnya, ada beberapa komponen yang mesti dipastikan dalam kondisi baik, seperti oli, kaki-kaki, sistem kelistrikan, aki, rem dengan volume minyaknya, ban beserta tekanan angin, dan wiper.

Pilihan terbijak adalah membawa mobil ke bengkel untuk menjalani servis sebelum digunakan untuk jalan-jalan selama libur nataru.

Yannes menambahkan, untuk memeriksa sistem pendingin, mulai dari kondisi coolant, selang radiator, hingga potensi kebocoran, serta membawa cadangan air radiator dan oli mesin sebagai antisipasi.

Baca juga: Tips Cek Ban dan Berkendara Aman Sebelum Libur Nataru, Hati-Hati saat Kondisi Hujan!

“Kuras radiator jika coolant sudah berwarna keruh, ganti selang yang getas, dan pastikan tidak ada kebocoran. Jangan lupa untuk membawa cadangan air radiator dan oli mesin sebagai antisipasi,” jelas Yannes.

Khusus untuk mobil berusia tua, Yannes mengingatkan bahaya kebocoran gas karbon monoksida (CO) dari knalpot ke dalam kabin.

“Waspadai potensi kebocoran gas CO yang sangat berbahaya dari knalpot ke dalam kabin mobil dengan membuka sedikit jendela saat mobil berjalan, atau kita membuka jendela lebih lebar saat terjebak macet, atau mematikan AC saat mobil idle dalam waktu lama.” ujarnya.

Lalu, perihal pengecekan teknis motor, Yannes menilai pengemudi harus melakukannya dengan lebih teliti, mulai dari tekanan ban, sistem pengereman, hingga rantai atau V-belt. Seperti mobil, motor pun lebih baik dibawa ke bengkel untuk menjalani pengecekan secara menyeluruh.

Ia mengingatkan supaya pengemudi tidak membawa barang berlebih dengan motor. Sebab, barang-barang tersebut mungkin menutupi lampu belakang atau menambah lebar dimensi motor.

Baca juga: Gage di Jakarta Tak Berlaku Sepanjang Nataru 2025, Catat Waktunya!

Yannes menegaskan, pengemudi motor harus memakai jaket dan helm berstandar SNI sebagai perlindungan utama selama perjalanan.

Sekarang, kamu sudah tahu apa yang harus dilakukan sebelum jalan-jalan untuk menikmati libur nataru. Jadi, kamu mau liburan ke mana?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU