Senin, 05 JANUARI 2026 • 14:20 WIB

Selesai Liburan, Ini 5 Cairan Mobil yang Harus Segera Diganti Supaya Performanya Tetap Topcer!

Author

Kenali 5 Tanda Mobil Butuh Servis. (ANTARA/ Sizuka)

INDOZONE.ID - Setelah menikmati libur panjang di awal tahun 2026 ini, mobil kesayanganmu pasti sudah bekerja keras menempuh ratusan hingga ribuan kilometer.

Perjalanan jauh, kemacetan parah, hingga perubahan cuaca ekstrem selama liburan dapat menurunkan kualitas cairan vital di dalam mesin.

Jangan tunggu sampai mobil mogok atau performanya loyo. Segera lakukan pengecekan dan penggantian pada 5 cairan berikut agar mobilmu kembali segar dan siap digunakan untuk rutinitas harian!

Perawatan Ganti Oli Mobil Setelah Perjalanan Panjang Liburan

1. Oli Mesin

Ilustrasi ganti oli mobil. (Freepik)

Cairan pertama yang wajib kamu periksa adalah oli mesin. Selama perjalanan jauh, mesin bekerja pada suhu tinggi secara terus-menerus. Kondisi ini mempercepat penguapan oli dan memicu munculnya kotoran sisa pembakaran.

Meskipun jarak tempuh belum mencapai batas servis, oli yang sering terkena panas ekstrem dan macet cenderung menjadi lebih encer dan keruh. Segera ganti oli mesin jika warnanya sudah hitam pekat atau teksturnya terasa kasar saat diraba dengan tangan.

2. Cairan Pendingin (Radiator Coolant)

Periksa air radiator. (Z Creators/Sriwahyuni Kuna)

Radiator coolant berfungsi menjaga suhu mesin agar tetap stabil. Setelah menghadapi perjalanan luar kota yang menanjak atau kemacetan panjang di bawah terik matahari, volume cairan ini biasanya akan berkurang karena penguapan.

Baca juga: 5 Cara Praktis Isi Air Radiator Mobil di Rumah, Tak Perlu ke Bengkel!

Pastikan kamu mengecek tabung reservoir. Nah, kalau cairan terlihat keruh atau berwarna kecokelatan akibat karat di dalam radiator, segera kuras dan ganti dengan coolant baru untuk mencegah risiko overheat yang bisa membuat mesin mati mendadak.

3. Minyak Rem

Ilustrasi mengisi minyak rem mobil. (freepik)

Minyak rem bersifat higroskopis, yang artinya sangat mudah menyerap uap air dari udara sekitar. Selama liburan, sistem pengereman bekerja ekstra berat, terutama saat melewati jalanan pegunungan yang curam.

Baca juga: Kenapa Pedal Rem Mobil Terasa Dalam Saat Diinjak? Ini 5 Hal yang Harus Segera Kamu Perbaiki!

Panas yang dihasilkan oleh rem dapat membuat kualitas minyak rem menurun. Jika minyak rem sudah terkontaminasi banyak air, titik didihnya akan turun dan bisa menyebabkan rem terasa "ngempos" atau bahkan blong. Pastikan volumenya cukup dan warnanya tetap bening kekuningan.

4. Air Aki (Untuk Aki Basah)

Aki mobil.(freepik)

Bagi kamu yang masih menggunakan aki basah, perjalanan jauh dengan penggunaan AC, lampu, dan sistem hiburan secara nonstop akan membuat air aki lebih cepat menyusut. 

Baca juga: Mobil Hybrid Masih Pakai Aki Mobil Nggak Sih? Ini Penjelasan dari Ahlinya Jangan Salah Kaprah

Jika level air aki berada di bawah garis minimal, sel-sel di dalam aki akan cepat rusak dan membuat mobil sulit distarter. Segera tambahkan air aki (tutup biru) hingga batas maksimal agar pasokan listrik untuk sistem pengapian dan aksesori mobil tetap stabil.

5. Cairan Wiper (Washer Fluid)

Ilustrasi Karet Wiper Mobil

Mungkin terdengar sepele, namun cairan wiper sangat penting untuk menjaga visibilitas setelah mobil terpapar debu jalanan, bekas serangga, hingga sisa air hujan selama liburan. 

Baca juga: 5 Cara Merawat Wiper Mobil Supaya Karetnya Gak Keras Saat Musim Panas, Wajib Kamu Simak!

Cairan wiper yang mengandung konsentrat khusus membantu membersihkan kaca dari lapisan minyak dan kotoran membandel tanpa merusak karet wiper. Jangan hanya mengisi dengan air keran biasa karena bisa memicu timbulnya lumut atau karat pada motor washer.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Astra Daihatsu Motor

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU