INDOZONE.ID - Ketika terjebak dalam situasi banjir, para pengemudi kerap didera dilema untuk memutuskan apakah genangan air di depan mereka masih bisa dilewati.
Kendalanya, banyak acuan keamanan yang beredar sulit dipastikan tanpa harus keluar dari kabin mobil.
Kebingungan ini semakin memuncak saat tekanan dari antrean panjang kendaraan di belakang mulai mendesak untuk segera melaju.
Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memperkirakan batas aman ketinggian air hanya dari balik kemudi.
Baca juga: Tips Mudah Cek Busi Mobil Masih Berfungsi Optimal Atau Tidak
Cara ini memanfaatkan titik acuan visual yang tetap terjangkau oleh pandangan pengemudi dari balik kemudi, sehingga kamu dapat mengambil keputusan dengan tepat tanpa harus membuang waktu.
Merujuk pada laman Daihatsu, berikut adalah langkah-langkah memantau kedalaman banjir demi menjaga keselamatan kendaraan kamu.
1. Gunakan Spion Samping
Langkah awal adalah memantau pantulan air pada bodi pintu melalui spion samping. Cermati posisi ketinggian airnya, apabila batas air sudah menyentuh atau melampaui karet pintu bagian bawah, itu merupakan sinyal bahwa banjir terlalu dalam dan berisiko merembes ke dalam kabin. Kondisi ini adalah peringatan keras bagi kamu untuk segera berhenti.
2. Jadikan Mobil Lain sebagai Acuan
Kamu bisa memperkirakan kedalaman air dengan membandingkan batas genangan pada bodi mobil lain dengan komponen seperti gagang pintu mereka.
Cara praktis lainnya adalah melihat dampak laju mobil lain, jika air yang terdorong mulai mencapai kap mesin dan mendekati lampu depan, berarti genangan tersebut sudah mencapai batas ketinggian bumper. Ini menunjukkan bahwa jalanan sudah tidak lagi aman untuk dilalui.
3. Dengarkan Suara Sekitar
Perhatikan juga perubahan suara mesin dan knalpot dari kendaraan lain di sekitar kamu. Mobil yang mulai tersendat, mati mendadak, atau mengeluarkan suara tidak normal biasanya menandakan air sudah masuk ke area berisiko. Kalau kamu mendengar ini, sebaiknya jangan memaksakan diri.
4. Manfaatkan Lampu Depan saat Kondisi Cuaca Minim
Saat hari gelap atau hujan deras, pengemudi bisa memanfaatkan pendaran lampu kabut untuk melihat tekstur genangan. Dengan melihat bagaimana cahaya memantul di permukaan air, kedalaman banjir bisa diperkirakan tanpa kamu perlu keluar dari mobil.
Baca juga: 5 Tips Perawatan Mobil Manual Supaya Tahan Lama dan Selalu Optimal
Di sisi lain, menaikkan posisi kursi juga sangat membantu. Dengan pandangan yang lebih luas ke arah bawah, kamu bisa lebih teliti membaca pergerakan air di sekitar bagian depan kendaraan untuk memastikan apakah situasi masih terkendali.
Perlu diingat bahwa keamanan adalah prioritas utama. Jika kamu mulai kesulitan memantau kedalaman air secara visual atau melihat aliran banjir yang kencang, sangat disarankan untuk tidak menerjangnya.
Selain itu, memilih rute alternatif sering kali menjadi keputusan yang lebih cerdas dibandingkan menghadapi risiko perbaikan mesin yang mahal akibat memaksakan diri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu