INDOZONE.ID - Penyebab bunyi mendecit pada mobil saat digas perlu diketahui oleh pemilik kendaraan.
Suara yang tidak biasa dari mesin biasanya menjadi tanda bahwa ada komponen yang tidak bekerja dengan normal.
Ketika pedal gas diinjak dan muncul bunyi aneh seperti kletek-kletek, grok-grok, atau suara melengking, kondisi tersebut dapat menandakan adanya masalah pada bagian mesin maupun komponen pendukung lainnya.
Jika dibiarkan terlalu lama, suara tersebut bisa berujung pada penurunan performa mesin bahkan kerusakan yang lebih serius.
Baca juga: Penyebab Rem Tangan Mobil Keras dan Cara Mudah Mengatasinya!
Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab bunyi mendecit pada mobil saat digas agar dapat segera melakukan pengecekan dan perbaikan.
1. Engine Knocking atau Mesin Ngelitik
Salah satu penyebab umum munculnya bunyi pada mobil ketika digas adalah engine knocking atau sering disebut mesin ngelitik. Kondisi ini biasanya ditandai dengan suara kletek-kletek yang muncul dari area blok silinder.
Bunyi tersebut umumnya terdengar saat putaran mesin berada pada rpm rendah. Penyebabnya bisa berkaitan dengan proses pembakaran di ruang mesin yang tidak berlangsung secara sempurna.
Hal ini sering dipicu oleh penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin.
Selain itu, masalah pada busi juga dapat memicu pembakaran yang tidak optimal sehingga menimbulkan suara tidak wajar ketika mobil digas.
2. Celah Katup yang Terlalu Lebar
Di dalam mesin mobil terdapat komponen katup atau klep yang memiliki fungsi untuk mengatur masuk dan keluarnya campuran udara serta bahan bakar.
Jika celah katup sudah tidak sesuai dengan setelan normal, maka mesin bisa mengeluarkan bunyi saat pedal gas diinjak.
Kondisi ini biasanya terjadi karena usia pemakaian komponen yang sudah cukup lama. Keausan pada bagian seperti rocker arm shaft atau camshaft dapat menyebabkan celah katup menjadi lebih renggang.
Baca juga: Penyebab Klakson Motor Tidak Nyaring dan Cara Mengatasinya
Akibatnya, saat putaran mesin meningkat, suara berisik dari mesin akan terdengar lebih jelas.
3. Auto Klep Mulai Melemah
Selain celah katup yang melebar, bunyi pada mesin mobil juga dapat muncul akibat auto klep yang sudah tidak bekerja optimal. Komponen ini memiliki fungsi untuk menghubungkan rocker arm dengan klep.
Seiring waktu penggunaan, kekuatan pegas pada auto klep bisa berkurang. Ketika kondisinya melemah, celah antara klep dan rocker arm menjadi tidak rapat. Hal inilah yang kemudian memunculkan suara kletek-kletek dari mesin saat mobil digas.
4. Conrod Bearing dan Main Bearing Mengalami Keausan
Komponen lain yang dapat menjadi penyebab bunyi mendecit pada mobil saat digas adalah conrod bearing dan main bearing. Kedua bagian ini berperan penting sebagai penopang komponen utama di dalam mesin.
Conrod bearing berfungsi menopang connecting rod atau setang seher, sedangkan main bearing berperan menopang poros engkol (crankshaft). Jika kedua bantalan tersebut mengalami keausan, maka mesin dapat mengeluarkan suara tidak normal saat pedal gas ditekan.
Biasanya, suara akan semakin keras ketika putaran mesin meningkat.
Baca juga: Ban Jadi Penentu Mudik Lebaran Pakai Kendaraan Pribadi Lancar Atau Gak
5. Silinder Kemasukan Benda Keras
Bunyi tidak wajar pada mesin juga bisa disebabkan oleh adanya benda keras yang masuk ke dalam silinder. Meski jarang terjadi, kondisi ini tetap mungkin terjadi dan dapat memengaruhi proses pembakaran di dalam mesin.
Salah satu penyebabnya adalah pecahan keramik dari kepala busi yang jatuh ke dalam ruang silinder. Ketika hal ini terjadi, proses pembakaran tidak berjalan normal sehingga mesin dapat mengeluarkan bunyi aneh saat digas.
Risiko Jika Bunyi Mesin Dibiarkan
Suara mendecit atau bunyi tidak biasa dari mesin sebaiknya tidak diabaikan. Jika mobil tetap digunakan tanpa dilakukan pemeriksaan, kerusakan pada komponen mesin bisa menjadi semakin parah.
Selain menurunkan performa kendaraan, kerusakan yang dibiarkan juga berpotensi membuat biaya perbaikan menjadi lebih mahal. Oleh karena itu, penting untuk segera mencari penyebabnya sejak bunyi mulai terdengar.
Baca juga: Kelemahan Start-Stop Engine, Ini Penjelasannya!
Cara Mengatasi Bunyi Mesin Saat Digas
Untuk mengatasi masalah ini, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui sumber bunyinya. Setelah itu, beberapa langkah perawatan berikut dapat dilakukan:
1. Melakukan tune up mesin
Tune up bertujuan untuk menyetel kembali komponen mesin agar bekerja secara optimal. Proses ini biasanya mencakup pemeriksaan busi, injektor, throttle body, serta penyesuaian celah klep.
2. Mengganti komponen yang rusak
Apabila ditemukan komponen seperti auto klep, bearing, atau bagian lain yang sudah aus, maka solusi terbaik adalah menggantinya dengan suku cadang yang sesuai.
3. Melakukan servis berkala
Servis rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi mesin tetap prima. Melalui pemeriksaan berkala, potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal sebelum menimbulkan masalah yang lebih serius.
Penting Untuk Segera Mengecek Mesin Mobil
Pada dasarnya, bunyi mendecit atau suara tidak biasa dari mesin mobil saat digas merupakan tanda bahwa ada komponen yang mengalami masalah.
auto2000Karena berkaitan dengan bagian internal mesin, proses pemeriksaan dan perbaikan biasanya memerlukan bantuan teknisi profesional.
Oleh sebab itu, jika mobil mulai mengeluarkan bunyi yang tidak wajar saat pedal gas diinjak, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel agar sumber masalah bisa diketahui dan ditangani dengan tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto2000