Sabtu, 14 MARET 2026 • 17:00 WIB

Cara Cek Pelek Mobil Bekas yang Aman dan Berkualitas

Author

Pelek mobil. (Indozone/Wilfridus Kolo)

INDOZONE.ID - Cara cek pelek mobil bekas yang aman penting diketahui sebelum memutuskan untuk membeli pelek bekas.

Saat ini, banyak pedagang yang menawarkan pelek bekas dengan harga lebih murah dibandingkan pelek baru, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pemilik mobil yang ingin mengubah tampilan kendaraan dengan pelek aftermarket.

Selain harganya yang lebih terjangkau, beberapa pedagang bahkan menawarkan sistem tukar tambah dengan pelek lama milik pembeli.

Baca juga: Tertarik untuk Membeli Ban Mobil Bekas? Ini Cara Cek Kondisinya!

Meski terlihat menguntungkan, ada kalanya tetap harus teliti sebelum membeli. Jika salah memilih pelek mobi bekas dapat berdampak pada keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

Berikut cara cek pelek mobil bekas yang aman dan berkualitas.

1. Periksa Bekas Las pada Pelek

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa bagian sambungan pelek. Coba amati apakah terdapat bekas las pada bagian tersebut.

Jika ditemukan bekas pengelasan, kemungkinan besar pelek tersebut pernah mengalami kerusakan cukup serius.

Adapun, cara lain yakni dengan meraba permukaan yang dicurigai. Biasanya bekas las tetap meninggalkan tekstur sedikit bergelombang meskipun sudah dirapikan.

Baca juga: Mobil Hybrid Diajak Mudik Jauh? Cek Ban Dulu Bro Sis!

2. Cek Kemungkinan Bekas Press

Beberapa jenis pelek mobil, khususnya yang memiliki bahan cukup lentur, tidak selalu retak saat menghantam lubang di jalan. Kondisi yang lebih sering terjadi adalah pelek menjadi penyok atau peang.

Biasanya pelek yang penyok akan diperbaiki dengan cara dipress di bengkel bubut. Karena itu, penting untuk memperhatikan ada bagian yang terlihat tidak rata.

Beberapa pedagang juga mengecat ulang pelek agar terlihat seperti baru sehingga bekas perbaikan menjadi sulit terlihat.

3. Perhatikan Bagian Bearing

Selain kondisi fisik pelek, bagian bearing juga perlu diperiksa. Komponen ini harus sesuai dengan ukuran pelek agar roda bisa berputar dengan stabil.

Jika bearing tidak cocok atau sudah bermasalah, roda mobil bisa terasa goyang saat digunakan. Kondisi ini tentu dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

4. Hindari Pelek yang Dicat Ulang Tanpa Alasan Jelas

Pelek mobil bekas yang terlihat terlalu baru juga perlu dicurigai. Dalam beberapa kasus, pengecatan ulang dilakukan untuk menutupi kerusakan atau bekas perbaikan pada pelek.

Baca juga: Biar Mobil Hybrid Makin Irit, Bridgestone Hadirkan 2 Ukuran Baru Ban Ecopia EP300 ENLITEN

Karena itu, sebaiknya periksa dengan teliti cat tersebut menutupi bagian tertentu yang terlihat tidak wajar.

5. Cek Kondisi Lubang Baut

Lubang baut pada pelek mobil tidak boleh luput dari perhatian. Beberapa pelek bekas diketahui pernah mengalami perbaikan dengan cara ditambal menggunakan bahan cor.

Perbaikan seperti ini biasanya mudah dikenali karena bahan cor tidak benar-benar menyatu dengan material pelek lama.

Jika menemukan kondisi tersebut, sebaiknya pertimbangkan kembali sebelum membeli.

6. Tanyakan Riwayat Pelek

Jika memungkinkan, mintalah informasi mengenai riwayat penggunaan pelek tersebut. Mengetahui asal-usul pelek mobil bekas dapat membantu untuk menilai komponen tersebut masih layak digunakan atau tidak.

Baca juga: Seberapa Penting Spooring Ban Mobil untuk Penggunaan Harian? Mending Simak daripada Boncos!

Selain itu, disarankan untuk membeli pelek bekas dari pedagang yang sudah terpercaya. Dengan begitu, risiko mendapatkan pelek yang bermasalah bisa lebih diminimalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU