Selasa, 21 JULI 2026 • 11:16 WIB

Jangan Salah Pasang, Ini Arti Warna Sekring Mobil

Author

Komponen mobil yang tidak boleh dimodif sembarangan (freepik)

INDOZONE.ID - Sekring adalah komponen kecil yang punya peran besar, melindungi sistem kelistrikan mobil dari korsleting dan lonjakan arus berlebih.

Agar mudah dikenali, setiap sekring memiliki kode warna yang mewakili kapasitas arus dalam satuan Ampere (A). Memahami kode ini penting supaya pemilik kendaraan tidak salah pasang saat melakukan inspeksi atau penggantian sekring secara mandiri.

Warna pada bodi sekring bukan sekadar estetika, melainkan standar identifikasi cepat agar teknisi maupun pemilik mobil bisa langsung mengenali kapasitas arusnya tanpa harus membaca angka kecil yang tertera di badan sekring, apalagi jika angka tersebut sudah pudar.

Baca juga: 5 Cara mudah Cek SOH Baterai Mobil Listrik Sebelum Kena Tipu, Jangan Asal Beli!

Meski begitu, sebaiknya nilai ampere yang tercetak pada rumah sekring tetap diperiksa, karena beberapa produsen bisa memiliki sedikit variasi warna.

1. Kode Warna Sekring Tipe Standar

Jenis sekring blade atau tancap adalah yang paling umum ditemukan di kotak sekring mobil modern. Sebagai contoh, warna coklat kekuning-kuningan memiliki kapasitas 5 Ampere, coklat untuk 7,5 Ampere, merah untuk 10 Ampere, biru untuk 15 Ampere, kuning untuk 20 Ampere, bening untuk 25 Ampere, dan hijau untuk 30 Ampere.

2. Kode Warna Sekring Kotak

Selain sekring blade, ada juga sekring kotak yang berdimensi lebih besar dan dilengkapi jendela pemantau di bagian atasnya, biasanya digunakan untuk komponen yang membutuhkan arus lebih besar.

Contohnya, kapasitas 30 Ampere berwarna merah muda, 40 Ampere berwarna hijau, 50 Ampere berwarna merah, 60 Ampere berwarna kuning, 80 Ampere berwarna hitam, dan 100 Ampere berwarna biru.

3. Sekring Pelat untuk Arus Besar

Untuk komponen yang menyedot arus sangat besar seperti motor starter atau saluran daya utama dari aki, digunakan sekring pelat (maxi fuse).

Jenis ini biasanya memiliki kapasitas di atas 30 Ampere, dengan angka kapasitasnya tertera di bagian bawah pelat penghubung.

Aturan Penting Saat Mengganti Sekring

Ada satu prinsip yang wajib dipegang teguh saat mengganti sekring yang putus: jangan pernah menggantinya dengan sekring berkapasitas ampere lebih tinggi dari yang seharusnya.

Misalnya sekring merah (10A) diganti dengan kuning (20A). Praktik ini berisiko membuat kabel di sekitarnya meleleh karena arus yang mengalir melebihi ketahanan kabel tersebut.

Jika sekring yang sama putus berulang kali meski sudah diganti dengan kapasitas yang benar, itu bisa menjadi tanda ada masalah lebih serius pada sistem kelistrikan.

Seperti korsleting akibat kabel terkelupas yang bersentuhan dengan bodi mobil, sehingga sebaiknya segera diperiksakan ke bengkel.

Mengenali kode warna sekring mobil membantu pemilik kendaraan melakukan inspeksi maupun penggantian sekring secara mandiri dengan lebih aman dan tepat.

Meski begitu, warna tetap perlu dicocokkan dengan angka ampere yang tertera pada sekring itu sendiri, mengingat bisa ada sedikit variasi antar produsen.

Baca juga: Jangan Panik! Begini Cara Mengatasi Rem Blong saat Turunan

Jika ragu, terutama untuk sekring berkapasitas besar yang berkaitan dengan komponen vital seperti aki atau motor starter, sebaiknya konsultasikan ke bengkel resmi agar tidak berisiko merusak sistem kelistrikan mobil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000, Honda Global

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU