Minggu, 26 MEI 2024 • 16:00 WIB

Ini Efek Motor Keseringan Lewat Jalan Berlubang, Berisiko Tinggi!

Author

Ilustrasi sepeda motor

INDOZONE.ID - Lubang di jalan adalah masalah umum di banyak kota di Indonesia. Meskipun kendaraan bermotor seperti mobil juga terkena dampaknya, namun motor seringkali menjadi korban utama jalan berlubang.

Aktivitas ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengendara, tetapi juga dapat memiliki efek buruk yang signifikan pada sepeda motor, serta keselamatan pengendaranya.

Artikel ini akan membahas tentang dampak buruk motor yang sering menghantam lubang di jalan, simak selengkapnya dibawah ini!

Efek Buruk Motor sering Lewat Jalan Rusak dan Berlubang

1. Kerusakan pada Suspensi

Shockbreaker motor (INDOZONE/Wilfridus Kolo)

Ketika motor melintasi lubang dengan kecepatan yang cukup tinggi, suspensi motor menerima tekanan yang besar.

Ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen-komponen suspensi seperti peredam kejut, per, serta fork depan. Akibatnya, kenyamanan berkendara menurun dan kemampuan pengendalian motor juga terpengaruh.

2. Ban Cepat Aus

Ilustrasi modifikasi ban motor. (Autos)

Hantaman terhadap lubang jalan dapat menyebabkan ban motor tergores, robek, atau bahkan melebar.

Baca Juga: 6 Keuntungan Pakai Ban Nitrogen untuk Kendaraan, Simak Penjelasannya!

Ban yang aus atau rusak dapat mengurangi traksi, meningkatkan risiko kecelakaan, dan memerlukan penggantian yang sering, yang merupakan biaya tambahan bagi pemilik motor.

3. Kerusakan pada Roda dan Velg

Ilustrasi sepeda motor

Lubang jalan yang dalam atau tajam, dapat menyebabkan kerusakan pada roda dan velg motor.

Roda yang bengkok atau tidak sejajar dapat menyebabkan masalah keseimbangan yang serius, sementara velg yang rusak dapat mengakibatkan kebocoran udara atau bahkan pecahnya ban.

4. Gangguan Sistem Pengereman

Ilustrasi rem motor berdecit.

Hantaman yang terjadi saat sepeda motor melewati jalan berlubang juga dapat mempengaruhi sistem pengereman.

Komponen seperti cakram rem, kaliper, dan kampas rem, dapat mengalami kerusakan atau aus lebih cepat akibat tekanan yang berlebihan, mengurangi kemampuan motor untuk berhenti dengan baik dan aman.

5. Kerusakan Struktural pada Motor

Ilustrasi servis motor

Jika hantaman terhadap lubang jalan cukup keras, ini juga bisa menyebabkan kerusakan struktural pada motor itu sendiri.

Bagian-bagian penting seperti rangka, mesin, atau sistem knalpot dapat mengalami retakan atau kerusakan lainnya, yang mungkin memerlukan perbaikan yang mahal dan memakan waktu.

6. Bahaya bagi Keselamatan Pengendara

Ilustrasi safety saat mengendarai mobil dna motor. (Freepik)

Selain kerusakan, sepeda motor yang sering melalui jalan berlubang juga memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi yang berbahaya bagi pengendara.

Lubang jalan yang tidak terlihat atau terlalu dalam dapat membuat motor kehilangan kendali atau bahkan terjatuh, mengakibatkan cedera serius bagi pengendara.

Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Vanbelt Motor Harus Diganti, Jangan Telat!

Meskipun terkadang sulit dihindari, penting bagi pengendara motor untuk berhati-hati dan berusaha menghindari jalan berlubang sebisa mungkin.

Selain dapat merusak motor dan meningkatkan biaya perawatan, seringnya motor menghantam jalan berlubang juga berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.

Pemerintah dan pihak terkait perlu meningkatkan upaya perbaikan dan pemeliharaan jalan, sementara pengendara juga harus selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara di jalan berlubang.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU