Selasa, 26 NOVEMBER 2024 • 09:06 WIB

Berapa Jarak Waktu Ganti Oli Yamaha Aerox 155 Terbaru? Simak Penjelasannya!

Author

Penggunaan oli X-Ten dalam program ganti oli gratis yang diadakan oleh Planet Ban dalam kampanye #SegerinMotor melalui layanan #ServisUpgrade pada hari Kamis (24/11/2022)

INDOZONE.ID - Sebagai pemilik Yamaha Aerox 155, menjaga performa mesin tetap optimal adalah hal yang penting agar motor kesayanganmu bisa memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan lancar.

Salah satu langkah perawatan utama yang tidak boleh dilewatkan adalah penggantian oli mesin secara rutin.

Tapi, berapa sih sebenarnya jarak waktu yang tepat untuk ganti oli Yamaha Aerox 155? Apakah kamu perlu mengganti oli lebih sering atau bisa lebih jarang?

Dalam artikel ini, Indozone akan membahas dengan lengkap mengenai jarak waktu yang disarankan untuk mengganti oli Yamaha Aerox 155 serta beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait perawatan oli pada motor matic ini.

Jarak Waktu Penggantian Oli Mesin Yamaha Aerox 155

Tampilan motor All New Yamaha Aerox 155 Connected version (photo/Yamaha)

Berdasarkan panduan perawatan resmi dari Yamaha, jarak waktu penggantian oli mesin untuk Yamaha Aerox 155 adalah setiap 2.000 km - 2.500 km atau setiap 3 bulan, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.

Baca Juga: Rekomendasi Oli Untuk Yamaha Aerox 155 Terbaru 2024, Harus Tahu! 

Artinya, jika dalam waktu 3 bulan kamu sudah mencapai jarak tempuh 2.500 km, maka sudah saatnya mengganti oli.

Namun, beberapa faktor seperti kondisi jalan, gaya berkendara, dan cuaca juga dapat mempengaruhi frekuensi penggantian oli.

Jika kamu sering berkendara di jalanan yang macet, panas, atau penuh debu, oli mesin mungkin akan lebih cepat terdegradasi dan harus diganti lebih sering.

1. Mengapa Penggantian Oli Rutin Itu Penting?

Ilustrasi servis motor

Mengganti oli secara rutin sangat penting untuk menjaga kinerja mesin Yamaha Aerox 155 agar tetap maksimal.

Oli memiliki fungsi utama sebagai pelumas mesin, yang mencegah gesekan antar komponen mesin, sehingga mengurangi keausan dan kerusakan pada mesin.

Selain itu, oli juga berfungsi untuk mendinginkan mesin, menjaga kebersihan mesin, serta membantu menghilangkan kotoran dan sisa pembakaran yang ada dalam mesin.

Baca Juga: Apakah Yamaha Aerox Terbaru 2024 Boleh Diisi Pertalite? Apa Efek Sampingnya? 

Jika oli tidak diganti tepat waktu, pelumas dalam oli akan berkurang viskositasnya (kekentalannya), sehingga tidak bisa bekerja dengan optimal.

Akibatnya, komponen mesin akan lebih mudah aus dan terjadi peningkatan suhu mesin yang bisa menyebabkan kerusakan parah.

2. Bagaimana Tanda-tanda Oli Mesin Harus Diganti?

Penggunaan oli X-Ten dalam program ganti oli gratis yang diadakan oleh Planet Ban dalam kampanye #SegerinMotor melalui layanan #ServisUpgrade pada hari Kamis (24/11/2022)

Selain mengikuti jarak waktu yang disarankan oleh Yamaha, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa oli mesin Yamaha Aerox 155 sudah harus diganti, yaitu:

  • Mesin Berbunyi Kasar: Jika kamu mendengar suara mesin yang lebih berisik atau kasar dari biasanya, ini bisa menjadi tanda bahwa oli sudah tidak lagi berfungsi dengan baik.
  • Kinerja Mesin Menurun: Performa motor yang terasa kurang responsif atau akselerasi yang lambat bisa menjadi indikasi oli mesin sudah tidak bekerja secara optimal.
  • Perubahan Warna Oli: Jika oli sudah berubah warna menjadi lebih gelap atau berbau terbakar, artinya oli sudah kotor dan kehilangan fungsinya sebagai pelumas mesin.
  • Indikator Oli Menyala: Beberapa motor dilengkapi dengan indikator oli di panel instrumen. Jika indikator ini menyala, segera periksa dan ganti oli jika diperlukan.

Baca Juga: 6 Tips Membeli Yamaha Aerox 155 Bekas, Wajib Perhatikan Semua Bagian! 

3. Jenis Oli yang Digunakan pada Yamaha Aerox 155

Kebocoran cairan hidrolik dari mesin atau jalur rem dapat mengganggu kinerja sistem rem secara keseluruhan sehingga menyebabkan rem blong pada mobil. (powertransmissionworld.com)

Yamaha Aerox 155 membutuhkan oli mesin dengan spesifikasi yang tepat untuk menjaga performa mesinnya.

Oli yang disarankan adalah oli dengan viskositas 10W-40 atau 10W-30.

Oli ini memiliki kekentalan yang ideal untuk motor matic seperti Yamaha Aerox 155 yang sering digunakan di berbagai kondisi cuaca dan jalan.

Baca Juga: Murah Banget, Segini Harga Yamaha Aerox 155 Bekas Tahun 2024! 

Ada beberapa merek oli yang direkomendasikan untuk Yamaha Aerox 155, antara lain:

  • Yamalube (Oli Resmi Yamaha): Oli khusus yang dirancang oleh Yamaha untuk memberikan performa maksimal pada motor Yamaha.
  • Castrol Power 1: Salah satu merek oli ternama yang banyak digunakan, dikenal dengan performa dan perlindungannya yang baik.
  • Mobil 1: Oli premium yang menawarkan perlindungan mesin lebih lama dan kinerja yang lebih baik pada temperatur tinggi.

Selain oli mesin, Yamaha Aerox 155 juga memerlukan oli gardan yang perlu diganti secara terpisah.

Oli gardan digunakan untuk sistem transmisi dan berfungsi untuk melumasi bagian-bagian dalam transmisi agar tetap halus saat beroperasi.

Penggantian oli gardan biasanya dilakukan setiap 5.000 km, tergantung pada kondisi pemakaian motor.

Jenis oli gardan yang disarankan adalah Gear Oil 90, dan penggantian oli gardan ini dapat dilakukan bersamaan dengan penggantian oli mesin.

Penggantian oli mesin pada Yamaha Aerox 155 sebaiknya dilakukan setiap 2.000 - 2.500 km atau setiap 3 bulan, tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu.

Perawatan rutin ini sangat penting untuk menjaga kinerja mesin tetap optimal dan menghindari kerusakan akibat pelumas yang tidak berfungsi dengan baik.

Jangan lupa juga untuk mengganti oli gardan setiap 5.000 km.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Yamaha-motor.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU