Kamis, 08 MEI 2025 • 14:21 WIB

Jangan Sampai Terlewat, Ini 5 Risiko Telat Ganti Oli Gardan Motor Matic yang Harus Kamu Pahami!

Author

Ilustrasi motor matic.

INDOZONE.ID - Kalau kamu pengguna motor matic, kamu pasti sudah nggak asing lagi dengan yang namanya oli gardan.

Sayangnya, banyak pengendara yang lebih fokus mengganti oli mesin, tapi lupa atau bahkan nggak tahu pentingnya ganti oli gardan secara rutin.

Padahal, telat ganti oli gardan bisa menyebabkan kerusakan serius pada bagian transmisi motor matic kamu, lho!

Supaya kamu makin paham dan nggak asal pakai motor matic tanpa perawatan, yuk simak risiko yang bisa terjadi kalau kamu telat ganti oli gardan.

Bahaya Telat Ganti Oli Gardan Motor Matic

1. CVT Cepat Rusak

CVT Motor Vespa Matic. (Instagram/@ajm_skuter)

Oli gardan berfungsi sebagai pelumas pada bagian transmisi belakang motor matic. Saat kamu telat menggantinya, pelumasan jadi kurang optimal.

Akibatnya, gesekan antar komponen transmisi jadi lebih tinggi dan bisa menyebabkan keausan yang parah.

Baca Juga: Kapan Waktu Ganti Part CVT Motor? Simak Ciri-Ciri Harus Servis CVT!

Kerusakan pada transmisi bukan hal sepele, karena biaya perbaikannya cukup mahal. Jadi, lebih baik rutin mengganti oli gardan sesuai jadwal daripada harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk ganti gear set atau overhaul.

2. Suara Kasar dari Bagian CVT

Ilustrasi servis motor.

Salah satu tanda bahwa oli gardan sudah tidak layak pakai adalah munculnya suara kasar atau mendengung dari bagian CVT saat motor dijalankan. Suara ini muncul karena gesekan antar komponen tanpa pelumas yang cukup.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak CVT Motor Matic, Jangan Dibiasakan!

Kalau kamu sudah mendengar suara seperti ini, itu artinya oli gardan kamu mungkin sudah terlalu kotor atau jumlahnya sudah berkurang. Jangan tunggu sampai komponen rusak, lebih baik segera ganti olinya!

3. Tarikan Motor Jadi Berat

Yamaha Nmax Neo

Oli gardan yang sudah aus atau kotor akan memengaruhi kinerja transmisi belakang. Alhasil, tarikan motor matic kamu bisa terasa berat atau tertahan.

Baca Juga: 5 Tanda CVT Motor Matic Bermasalah dan Perlu ke Bengkel, Wajib Kamu Pahami! 

Ini tentu sangat mengganggu, apalagi kalau kamu sering berkendara di tengah kemacetan.

Tarikan yang berat juga bikin mesin bekerja lebih keras, yang pada akhirnya bisa berdampak buruk pada performa keseluruhan motor.

Jadi, ganti oli gardan secara berkala supaya tarikan tetap enteng dan nyaman.

4. Efisiensi Bahan Bakar Menurun

Banyak yang nggak sadar kalau oli gardan yang kotor bisa bikin motor jadi lebih boros bensin.

Kenapa bisa begitu? Karena ketika gesekan antar komponen transmisi meningkat, mesin butuh tenaga lebih untuk menggerakkan roda. Tenaga ekstra ini tentu butuh konsumsi bahan bakar yang lebih banyak.

Baca Juga: Kapan Waktu Ganti Part CVT Motor? Simak Ciri-Ciri Harus Servis CVT!

Jadi, kalau kamu merasa motor matic kamu tiba-tiba jadi lebih boros, bisa jadi salah satu penyebabnya adalah oli gardan yang sudah saatnya diganti.

5. Usia Pakai Komponen Transmisi Lebih Pendek

Risiko jangka panjang dari telat ganti oli gardan adalah umur komponen transmisi jadi lebih pendek dari seharusnya.

Gear, bearing, dan bagian dalam lainnya bisa cepat aus karena tidak mendapatkan pelumasan yang layak.

Kalau sudah rusak, bukan cuma oli yang perlu diganti, tapi seluruh komponen bisa perlu dibongkar dan diganti.

Hal ini tentu akan memakan biaya dan waktu lebih banyak. Padahal, mengganti oli gardan cuma butuh waktu sekitar 10–15 menit dan biayanya pun relatif murah.

So, rawat motor matic-mu dengan baik, yah!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hondacengkareng.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU