Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 14 SEPTEMBER 2025 • 13:09 WIB

Otomotif China Gaduh! Ramai Reviewer Ditangkap Usai Kasih Ulasan dan Info Negatif Mobil Listrik

Otomotif China Gaduh! Ramai Reviewer Ditangkap Usai Kasih Ulasan dan Info Negatif Mobil ListrikIlustrasi reviewer otomotif. (Freepik)

INDOZONE.ID - Sekelompok reviewer otomotif dengan ratusan ribu pengikut ditangkap setelah ketahuan bikin ulasan hokas mobil listrik. Investigasi media yang didukung Pemerintah China, CCTV menyebut praktik “PR hitam” di industri mobil listrik.

Modusnya mulai dari manipulasi ulasan, fitnah kompetitor, sampai jual-beli opini demi keuntungan.

Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China bersama enam lembaga lain meluncurkan kampanye khusus selama tiga bulan. Mereka fokus memberantas pencatutan ilegal, propaganda palsu, hingga fitnah yang bikin rusuh industri otomotif lewat daring.

Kampanye ini dibentuk setelah beberapa kasus viral ternyata terbukti palsu. Misalnya laporan “Mobil NIO terbakar setelah tabrakan” atau “Pintu mobil Xiaomi tidak bisa dibuka saat kecelakaan”. Keduanya terbukti hoaks setelah ditelusuri lebih jauh.

Tarif Mahal Puluhan Juta

Menurut laporan Economic Half Hour CCTV, harga ulasan palsu di platform video pendek ternyata gila-gilaan.

18.000 yuan (sekitar Rp41 juta) untuk video 1–20 detik

26.000 yuan (sekitar Rp59 juta) untuk video 21–60 detik

38.000 yuan (sekitar Rp87 juta) untuk video lebih dari 1 menit

“Bahkan ada yang bisa tembus jutaan yuan kalau kampanyenya besar,” ungkap seorang sumber internal dikutip dari ITHome.

Para revier palsu itu melakukan skema dengan cara mempromosikan merek tertentu, lalu serang kompetitor dengan isu negatif.

Baca juga: China Siap Larang Gagang Pintu Mobil Tersembunyi, Apa Alasannya?

Kampanye ini mengungkap beberapa pola utama. Cari untung dengan membuat video atau artikel palsu, memelintir data penjualan, menyerang strategi bisnis, bahkan memeras perusahaan dengan dalih biaya perlindungan.

Kemudian membuat konten berlebihan dengan manipulasi data penjualan, klaim kinerja palsu, bikin peringkat abal-abal, hingga menggembar-gemborkan topik di pameran otomotif.

Jurus pamungkas reviewer berbayar ini dengan melakukan serangan sistematis untuk menjatuhkan pesaing. Caranya menggunakan pasukan buzzer, fanbase, hingga pejabat perusahaan yang sengaja dilakukan untuk membentuk konflik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ITHome

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Otomotif China Gaduh! Ramai Reviewer Ditangkap Usai Kasih Ulasan dan Info Negatif Mobil Listrik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!