Berkendara Aman di Musim Hujan (pexels.com)
INDOZONE.ID - Hujan deras saat melaju di jalan tol sering dianggap sepele. Padahal, risiko yang mengintai bisa sangat berbahaya.
Salah satunya adalah aquaplaning, yaitu kondisi ketika ban kehilangan traksi karena mengapung di atas lapisan air.
Situasi ini membuat mobil sulit dikendalikan, setir terasa kosong, dan rem tidak merespons dengan maksimal. Dalam kecepatan tinggi, aquaplaning bisa berujung fatal jika pengemudi tidak paham cara mengantisipasinya.
Banyak kecelakaan di tol saat hujan sebenarnya bukan karena rem blong atau ban pecah, melainkan karena hilangnya kendali saat ban tak lagi menempel ke aspal.
Oleh karena itu, penting banget buat kamu memahami cara menghindari aquaplaning. A,palagi kalau kamu sering bepergian jarak jauh, atau rutin melewati tol saat musim hujan.
Berikut lima cara yang wajib kamu waspadai dan terapkan.
Ilustrasi pengendara mobil menerabas hujan lebat. (Dok. Auto2000)
Kecepatan adalah faktor paling krusial saat berkendara di jalan basah. Semakin kencang mobil melaju, semakin besar kemungkinan ban “mengambang” di atas genangan air.
Saat hujan turun deras, jangan memaksakan kecepatan seperti saat kondisi kering.
Mengurangi kecepatan bukan berarti mengganggu lalu lintas, justru itu bentuk antisipasi paling efektif. Idealnya, kurangi kecepatan secara bertahap, sebelum melintasi area yang terlihat tergenang.
Hindari pengereman mendadak karena itu bisa membuat mobil semakin kehilangan traksi dan sulit dikontrol.
Ilustrasi ban mobil. (Freepik)
Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan, jadi kondisinya sangat menentukan.
Ban yang sudah botak atau alurnya menipis, akan lebih mudah kehilangan daya cengkeram saat melewati air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000