INDOZONE.ID - Mulai 1 Mei 2026, pemerintah Beijing resmi menerapkan aturan baru yang memperketat penggunaan motor listrik, dengan penekanan utama pada keselamatan pengendara dan penumpang. Kebijakan ini mewajibkan penggunaan helm serta menetapkan berbagai larangan untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Dalam aturan tersebut, pengendara dan penumpang motor listrik diwajibkan memakai helm yang memenuhi standar nasional. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada teguran hingga denda. Selain itu, penggunaan ponsel saat berkendara juga dilarang, termasuk untuk menelepon.
Tidak hanya soal keselamatan pribadi, regulasi ini juga menyoroti aspek ketertiban lalu lintas. Pengendara motor listrik dilarang melanggar lampu merah, melawan arus, memasuki jalan tol atau jalur khusus kendaraan bermotor, serta berkendara secara berbahaya seperti zigzag atau berkejar-kejaran.
Bahkan, dalam kondisi tertentu seperti melintasi zebra cross atau jembatan penyeberangan, pengendara diwajibkan turun dan menuntun kendaraan.
Baca juga: VinFast Flazz, Motor Listrik Tanpa SIM di Vietnam
Aturan ini juga menyentuh aspek keselamatan di lingkungan tempat tinggal. Pemerintah melarang membawa baterai sepeda listrik ke dalam bangunan hunian guna mencegah potensi bahaya, serta mendorong penyediaan fasilitas parkir dan pengisian daya di ruang publik oleh berbagai institusi.
Di sisi lain, kebijakan ini memberikan sedikit kelonggaran bagi masyarakat. Batas usia anak yang boleh dibonceng di kursi belakang dinaikkan dari 12 tahun menjadi 16 tahun, sehingga memudahkan aktivitas antar-jemput sekolah.
Beijing juga menegaskan larangan penggunaan perangkat seperti skateboard dan hoverboard di jalan raya, meskipun masih memperbolehkan penggunaan kursi roda bermotor bagi penyandang disabilitas serta sepeda yang memenuhi standar.
Secara nasional, aturan serupa sebenarnya sudah diterapkan di berbagai wilayah di China. Setidaknya 20 dari 34 provinsi, termasuk Guizhou, Zhejiang, Jiangsu, Hunan, Hainan, dan Shanghai, telah lebih dulu memberlakukan kewajiban penggunaan helm sejak 2020.
Baca juga: Segini Harga Motor Listrik Honda ICON e: Terbaru April 2026 beserta Kelebihannya, Layak Gak Sih?
Di China sendiri, motor listrik dibagi menjadi tiga kategori utama. Pertama, sepeda listrik dengan kecepatan maksimal 25 km/jam yang tidak memerlukan SIM, namun pengendara harus berusia minimal 16 tahun. Kedua, motor listrik ringan dengan kecepatan hingga 50 km/jam yang memerlukan SIM dan usia minimal 18 tahun. Ketiga, motor listrik berkecepatan 50–100 km/jam yang setara dengan motor bensin dan juga mensyaratkan SIM.
Dengan penjualan yang mencapai sekitar 80 juta unit pada 2025, penggunaan motor listrik di China terus meningkat pesat. Melalui aturan baru ini, pemerintah Beijing berupaya memastikan pertumbuhan tersebut tetap diiringi dengan tingkat keselamatan dan ketertiban yang lebih baik di jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA