INDOZONE.ID - Kalau diperhatikan, logo Honda pada mobil dan motor ternyata berbeda. Mobil Honda menggunakan lambang huruf "H", sedangkan sepeda motor Honda identik dengan logo sayap mengepak atau Wing Mark.
Perbedaan tersebut bukan sekadar soal desain, melainkan bagian dari sejarah panjang dan strategi branding yang sudah dibangun Honda selama puluhan tahun.
Banyak orang mengira perbedaan logo tersebut muncul karena divisi mobil dan motor dikelola secara terpisah. Faktanya, akar ceritanya justru berasal dari visi pendiri Honda, Soichiro Honda.
Berawal dari Mimpi Soichiro Honda
Logo sayap Honda lahir jauh sebelum Honda dikenal sebagai produsen mobil dunia.
Menurut sejarah resmi Honda, inspirasi Wing Mark berasal dari dewi kemenangan Yunani, Nike, serta burung elang yang melambangkan kekuatan dan kebebasan.
Baca juga: Honda Vario Evo 160 Datang dengan Fitur yang Kepakai Sehari-hari
Baca juga: Update Harga Honda Brio Satya Termurah Mei 2026, Masih Jadi LCGC Terlaris di Indonesia!
Soichiro Honda menginginkan simbol yang menggambarkan semangat terbang, kecepatan, dan ambisi Honda untuk mendunia.
Dalam arsip sejarah Honda, Soichiro Honda bahkan pernah menyampaikan pesan kepada karyawannya:
"Honda isn't aiming to be the best in Japan. Our goal is to be the best in the world."
Filosofi itu kemudian diwujudkan dalam logo sayap yang pertama kali muncul pada motor Honda Benly J tahun 1953 sebelum berkembang menjadi desain Wing Mark yang dikenal saat ini.
Kenapa Motor Honda Pakai Logo Sayap?
Bagi Honda, sepeda motor adalah titik awal perjalanan perusahaan.
Wing Mark menjadi simbol yang mewakili gerakan, kecepatan, kebebasan, serta semangat petualangan. Honda menyebut logo ini sebagai representasi dari flight, reliability, speed, tradition, dan honor.
Dengna latar sejarah dan maknanya sangat kuat, logo sayap tetap dipertahankan sebagai identitas utama divisi sepeda motor hingga sekarang.
Honda bahkan kembali menegaskan bahwa Wing Mark akan tetap digunakan pada motor bermesin bensin, sementara lini motor listrik akan memakai identitas visual yang berbeda.
Lalu Kenapa Mobil Honda Pakai Huruf "H"?
Saat Honda mulai masuk ke bisnis mobil pada awal 1960-an, perusahaan membutuhkan identitas yang lebih sederhana dan mudah dikenali secara global.
Lahirlah logo "H" yang merupakan inisial nama Honda. Logo ini pertama kali digunakan untuk kendaraan roda empat pada 1963 dan terus berkembang hingga menjadi identitas utama divisi mobil Honda di seluruh dunia.
Berbeda dengan Wing Mark yang sarat unsur emosional dan sejarah balap motor, logo "H" dirancang agar lebih universal dan mudah diterapkan pada berbagai model mobil, mulai dari city car hingga SUV.
Pada 2026, Honda bahkan memperkenalkan desain baru logo "H" untuk era kendaraan listrik. Menurut Honda, desain tersebut merepresentasikan transformasi perusahaan sekaligus semangat untuk terus menghadirkan inovasi mobilitas di masa depan.
Perbedaan logo sebenarnya merupakan strategi brandin.
Pasar motor dan mobil memiliki karakter konsumen yang berbeda. Pengguna motor Honda sering dikaitkan dengan mobilitas, kebebasan, dan gaya hidup aktif. Sementara konsumen mobil Honda lebih dekat dengan citra teknologi, kenyamanan, dan kendaraan keluarga.
Dengan identitas visual yang berbeda, Honda bisa membangun karakter yang lebih kuat untuk masing-masing segmen tanpa saling bertabrakan.
Itulah sebabnya hingga hari ini kita masih melihat Wing Mark di tangki motor Honda, sementara huruf "H" tetap menjadi wajah utama mobil Honda di seluruh dunia.
Meski logonya berbeda, keduanya tetap membawa filosofi yang sama, yakni semangat Soichiro Honda untuk terus bergerak maju dan menjadikan Honda sebagai merek otomotif global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Honda Global, Honda Powersport