INDOZONE.ID - Tangki bensin motor punya peran penting sebagai tempat penyimpanan bahan bakar, sebelum disalurkan ke mesin. Masalahnya, banyak pemilik motor yang sering mengeluhkan karat di dalam tangki bensin.
Sekilas mungkin terlihat sepele, tapi kalau dibiarkan, karat bisa bikin bensin tercemar, saluran bahan bakar tersumbat, bahkan mesin mogok mendadak.
Supaya kamu nggak mengalami masalah ini, yuk kenali lima penyebab utama tangki bensin berkarat dan cara mudah mencegahnya.
Ilustrasi pengendara motor saat hujan. (Korlantas Polri)
Air adalah musuh utama tangki bensin. Air bisa masuk lewat banyak cara, misalnya karena:
Kalau air bercampur dengan logam di dalam tangki, proses oksidasi bakal terjadi dan memunculkan karat. Kalau karatnya mengelupas, serpihannya bisa ikut ke saluran bahan bakar dan bikin motor kamu bermasalah.
Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)
Kalau kamu jarang menggunakan motor, risiko tangki berkarat jadi lebih besar. Ketika bensin dibiarkan mengendap terlalu lama, ruang kosong di dalam tangki akan terisi oleh uap air.
Uap ini akan menempel di dinding tangki dan lama-kelamaan membentuk karat.
Baca juga: 5 Hal Penyebab Rangka Motor Tua Gampang Karatan, Wajib Kamu Hindari dan Jangan Disepelekan!
Kalau motor kamu memang jarang dipakai, setidaknya panaskan mesin beberapa kali seminggu atau isi tangki hingga hampir penuh. Cara ini bisa mengurangi ruang kosong yang memungkinkan terbentuknya uap air.
Ilustrasi isi bensin motor. (freepik)
Kualitas bahan bakar juga punya pengaruh besar terhadap kesehatan tangki. Kadang kamu nggak sadar kalau ngisi bensin di tempat yang kualitasnya kurang bagus, misalnya bensin oplosan atau bensin yang sudah tercampur air.
Bahan bakar kotor atau oplosan ini biasanya mengandung partikel kecil atau bahkan campuran air yang bisa menempel di dinding tangki. Partikel tersebut lama-kelamaan akan menimbulkan korosi dan memicu karat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wahana Honda