Tips membersihkan rantai motor. (Indozone/Wilfrodus Kolo)
INDOZONE.ID - Dalam ekosistem mesin sepeda motor 4-tak, terdapat satu komponen kecil namun sangat vital yang sering disebut sebagai rantai keteng atau timing chain.
Jika rantai ini bermasalah, performa mesin akan langsung menurun, muncul suara berisik (tek-tek-tek), bahkan bisa menyebabkan kerusakan fatal jika putus saat mesin bekerja.
Memasuki tahun 2026, banyak motor legendaris yang masih eksis dan membutuhkan perawatan rutin pada bagian ini.
Agar tidak salah beli saat harus melakukan penggantian, sangat penting bagi kamu untuk mengetahui ukuran spesifik berdasarkan tipe motornya.
Yuk, simak daftar lengkap ukuran rantai keteng semua motor serta fungsi dan tipenya!
Ilustrasi servis motor. (Freepik/ArthurHidden)
Secara teknis, rantai keteng berfungsi untuk menghubungkan kruk as (crankshaft) dengan noken as (camshaft) yang berada di kepala silinder.
Fungsi utamanya adalah mengatur waktu (timing) buka-tutup klep (valve) agar selaras dengan posisi piston.
Baca juga: Kenapa Rantai Motor Bunyi Tek-Tek? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Jika kruk as berputar, rantai keteng akan ikut memutar noken as sehingga klep hisap dan klep buang bergerak sesuai langkah kerja mesin.
Presisi adalah kunci di sini, jika rantai keteng melar atau ukurannya tidak pas, maka timing akan meleset, menyebabkan tenaga mesin drop, bensin boros, hingga risiko klep bertabrakan dengan piston.
Tips membersihkan rantai motor. (Indozone/Wilfrodus Kolo)
Secara umum, terdapat dua tipe rantai keteng yang biasa ditemukan pada motor yang beredar di Indonesia:
Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Harus Ganti Gear dan Rantai Motor, Wajib Simak!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Https://yamahadeta.co.id/