CVT Motor Vespa Matic. (Instagram/@ajm_skuter)
INDOZONE.ID - Melakukan modifikasi bore up pada Honda BeAT, merupakan langkah populer bagi para pemilik yang merasa tenaga standar mesin 110cc miliknya kurang nendang untuk kebutuhan harian.
Dengan memperbesar diameter piston, kapasitas mesin otomatis meningkat, dan akselerasi pun terasa lebih responsif. Namun, di balik peningkatan performa tersebut, ada konsekuensi teknis yang wajib kamu pertimbangkan matang-matang.
Sebelum kamu memutuskan untuk pergi ke bengkel bubut, pahami dulu 5 plus minus melakukan bore up pada mesin Honda BeAT berikut ini.
Ilustrasi gas motor. (Dok. Freepik.)
Keuntungan utama dari bore up adalah peningkatan torsi dan tenaga di putaran bawah hingga menengah. Dengan kapasitas mesin yang misalnya naik menjadi 130cc atau lebih, Honda BeAT kamu akan terasa jauh lebih ringan saat diajak menanjak atau ketika harus menyalip kendaraan lain di tengah kemacetan.
Gejala "ngeden" saat membonceng penumpang pun akan berkurang drastis.
Karena tenaga sudah tersedia sejak putaran mesin rendah, kamu tidak perlu memutar tuas gas terlalu dalam untuk membuat motor melaju.
Baca juga: Dikira Aman, Teknik Ini Justru Paling Cepat Bikin CVT Motor Matic Rusak
Hal ini memberikan sensasi berkendara yang lebih fun dan enteng, terutama bagi kamu yang sering menempuh rute perkotaan yang menuntut manuver stop-and-go.
Ilustrasi mesin kendaraan overheat. (gtautomotive.com)
Secara teknis, ruang bakar yang lebih luas menghasilkan ledakan tenaga yang lebih besar, yang otomatis meningkatkan suhu panas pada mesin.
Honda BeAT menggunakan sistem pendingin udara (kipas), sehingga risiko overheat akan lebih tinggi dibandingkan kondisi standar.
Baca juga: Ganti Air Radiator Motor Berapa Bulan Sekali? Simak Penjelasannya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com