Ilustrasi Ban Mobil Gundul Sebelah (Freepik)
INDOZONE.ID - Cara mengatasi ban mobil gundul sebelah menjadi hal penting yang perlu diketahui para pemilik kendaraan.
Kondisi ban yang aus hanya di satu sisi sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi tanda adanya masalah pada kaki-kaki mobil maupun pengaturan roda.
Jika tidak segera ditangani, ban dapat lebih cepat rusak, membuat mobil terasa tidak stabil, hingga meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara.
Karena itu, memahami penyebab dan solusi ban mobil aus sebelah bisa membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal.
Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Cara Memahami Kode Ban Mobil dan Artinya Agar Tidak Salah Beli
Melansir berbagai laman otomotif, Sabtu (16/05/2026) terdapat beberapa faktor yang membuat ban mobil mengalami keausan tidak merata.
Salah satu penyebab paling umum adalah posisi roda yang tidak presisi. Ketika sudut roda berubah atau tidak lurus, permukaan ban akan bergesekan secara tidak merata dengan jalan.
Akibatnya, salah satu sisi ban menjadi lebih cepat habis dibanding bagian lainnya. Kondisi ini biasanya dapat diatasi dengan melakukan spooring dan balancing secara berkala.
Camber merupakan sudut kemiringan roda jika dilihat dari bagian depan kendaraan. Jika sudut roda terlalu miring ke dalam atau keluar, tekanan ban pada permukaan jalan menjadi tidak seimbang.
Hal tersebut membuat sisi dalam atau sisi luar ban lebih cepat gundul.
Pengaturan toe in dan toe out juga memengaruhi pola keausan ban. Ketika arah roda terlalu menghadap ke dalam atau keluar, mobil bisa terasa kurang stabil dan ban menjadi cepat aus sebelah.
Biasanya masalah ini muncul akibat benturan keras atau komponen roda yang mulai berubah posisi.
Kerusakan pada bagian kaki-kaki mobil juga sering menjadi penyebab ban gundul sebelah. Beberapa komponen yang perlu diperiksa antara lain:
Baca juga: Mengenal Risiko Dinding Ban Mobil Benjol yang Harus Kamu Pahami, Jangan Dipaksa Jalan!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daihatsu, Auto 2000