INDOZONE.ID - Kasus mobil terbakar memang bukan hal baru dan sering kali membuat pengemudi serta pemilik kendaraan merasa cemas. Kebakaran mobil bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, mulai dari saat kendaraan sedang parkir hingga saat sedang melaju di jalan raya.
Selain menyebabkan kerugian materi yang besar, kejadian ini juga membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang. Nah, sebenarnya kebakaran mobil ini ada banyak sekali faktor penyebabnya.
Biar kamu lebih waspada, berikut adalah 5 faktor penyebab mobil terbakar yang paling sering terjadi, lengkap dengan penjelasan singkat agar kamu tahu bagaimana cara mencegahnya.
Penyebab Utama Mobil Terbakar yang Wajib Diwaspadai!
1. Korsleting pada Sistem Kelistrikan
Salah satu penyebab paling sering mobil terbakar adalah korsleting listrik. Masalah ini bisa muncul akibat kabel yang terkelupas, sambungan longgar, isolasi rusak, atau pemasangan komponen tambahan seperti audio, lampu, atau charger yang tidak sesuai standar.
Arus listrik yang tidak stabil atau lonjakan daya bisa menimbulkan percikan api yang berpotensi membakar kabel dan bagian sekitarnya.
Korsleting juga bisa terjadi setelah modifikasi, terutama jika kabel disambung sembarangan tanpa menggunakan sekring atau relay tambahan.
2. Kebocoran Bahan Bakar atau Oli
Bensin, solar, atau oli mesin adalah bahan yang sangat mudah terbakar. Kebocoran sedikit saja, terutama di sekitar mesin yang panas, bisa memicu percikan api dan menyebabkan ledakan kecil yang kemudian menjalar menjadi kebakaran besar.
Masalah ini sering kali muncul tanpa disadari, misalnya karena selang bahan bakar sudah getas, seal bocor, atau sambungan longgar.
Baca juga: 5 Penyebab Mobil Limbung yang Harus Kamu Pahami, Segera Benahi biar Makin Nyaman!
Yang bikin berbahaya, kebocoran ini sering tidak tercium atau terlihat, apalagi kalau hanya menetes pelan.
Namun begitu bahan mudah terbakar menyentuh bagian mesin yang sedang panas atau terkena percikan listrik, risiko kebakaran langsung meningkat drastis.
3. Mesin Overheat dan Komponen Terbakar
Suhu mesin yang terlalu panas bisa menyebabkan bagian-bagian di sekitarnya meleleh, terbakar, atau bahkan meledak. Overheat bisa dipicu oleh radiator bocor, kipas pendingin tidak berfungsi, atau cairan pendingin yang habis.
Baca juga: 5 Penyebab Radiator Mobil Bocor yang Harus Kamu Waspadai: Bisa Bikin Mesin Overheat!
Ketika temperatur mesin melewati batas normal, komponen plastik dan karet di sekitar mesin bisa rusak dan memicu api.
Parahnya lagi, kalau ada kebocoran oli atau bahan bakar yang bercampur dengan panas ekstrem dari mesin overheat, maka potensi terjadinya api sangat tinggi. Inilah mengapa menjaga suhu mesin tetap stabil sangat penting untuk mencegah kebakaran.
4. Modifikasi Sembarangan
Modifikasi kendaraan memang jadi tren yang digemari banyak orang, mulai dari ubahan lampu, sistem audio, hingga penambahan aksesoris kelistrikan lainnya.
Tapi kalau dilakukan tanpa perhitungan matang, hasilnya bisa fatal. Banyak pemilik mobil yang menambah beban listrik melebihi kapasitas, tidak memasang relay, atau sekadar menyambung kabel tanpa pelindung.
Baca juga: 5 Tips Modifikasi Audio Mobil Supaya Tetap Aman dan Terhindar dari Ancaman Kelistrikan
Akibatnya, sistem kelistrikan menjadi tidak stabil, dan saat terjadi beban berlebih atau lonjakan daya, kabel bisa meleleh dan menimbulkan api.
Apalagi jika kabel tambahan ditaruh sembarangan, menempel bodi mobil, atau dibiarkan menggantung di ruang mesin.
5. Barang Mudah Terbakar di Dalam Kabin
Kebiasaan menyimpan barang-barang tertentu di dalam mobil juga bisa menjadi pemicu kebakaran. Misalnya botol parfum aerosol, power bank, korek api, atau bahan kimia yang mudah menguap.
Baca juga: Kenapa Dilarang Mengecas Powerbank di Dalam Bus? Bisa Berisiko Kebakaran!
Barang-barang ini bisa meledak jika terkena suhu tinggi, terutama saat mobil diparkir di bawah terik matahari dalam waktu lama.
Botol minuman plastik bening yang dibiarkan di atas dashboard juga bisa memantulkan cahaya seperti lensa pembesar dan memicu titik api di bagian interior. Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini sering jadi pemicu awal kebakaran ringan yang kemudian berkembang jadi lebih serius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000