INDOZONE.ID - Bagi pengguna motor matic, ban adalah komponen paling penting yang menunjang kenyamanan sekaligus keselamatan saat berkendara.
Sayangnya, banyak pengendara yang kurang peduli sama kondisi ban, padahal fungsinya vital banget. Akibatnya, ban cepat botak, grip berkurang, bahkan bisa bikin risiko kecelakaan meningkat.
Supaya hal ini nggak kejadian, kamu perlu tahu cara merawat ban motor matic dengan benar. Berikut, 5 tips paling efektif yang bisa bikin ban motormu awet dan tetap nyaman dipakai, meski digunakan setiap hari.
Tips Merawat Ban Motor Matic Agar Awet dan Gak Gampang Botak
1. Cek Tekanan Angin Secara Rutin
Tekanan angin yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan adalah, penyebab utama ban cepat aus. Ban yang terlalu kempes bikin permukaan ban menempel lebih lebar ke aspal, sehingga keausan jadi nggak merata.
Sebaliknya, ban yang terlalu keras bikin grip berkurang dan permukaan cepat retak. Standar tekanan ban:
- Ban depan: sekitar 29–30 psi
- Ban belakang: sekitar 31–33 psi
Lakukan pengecekan minimal seminggu sekali, apalagi kalau kamu sering menempuh jarak jauh atau melewati jalan yang nggak rata. Dengan tekanan angin yang pas, umur ban bisa lebih panjang, dan kenyamanan berkendara pun tetap terjaga.
2. Hindari Membawa Beban Berlebihan
Motor matic punya batas maksimal beban yang bisa ditanggung. Kalau sering membawa barang berlebih atau boncengan dengan beban terlalu berat, ban bakal menerima tekanan berlebih yang bikin kompon ban cepat aus, dan dinding ban rentan retak.
Baca juga: 5 Penyebab Ban Motor Sering Bocor Meskipun Sudah Ditambal Berkali-kali: Ternyata Ini Masalahnya!
Selain bikin ban lebih cepat rusak, membawa beban berlebih juga memengaruhi keseimbangan motor, sehingga risiko kecelakaan meningkat.
Kalau memang harus membawa banyak barang, pertimbangkan untuk menggunakan motor yang lebih besar atau memasang box tambahan agar beban terdistribusi lebih merata.
3. Selalu Panaskan Motor Sebelum Jalan
Mungkin terdengar sepele, tapi memanaskan motor juga bermanfaat buat ban. Ban yang dipakai dalam kondisi dingin lebih rentan aus karena komponnya belum elastis sempurna.
Baca juga: Kenapa Ban Motor Sering Kurang Angin? Simak Penyebab Utamanya!
Dengan memanaskan motor sebentar sebelum jalan, suhu ban ikut naik secara perlahan. Sehingga, kompon ban menjadi lebih lentur. Hasilnya, ban nggak gampang retak dan grip ke aspal lebih maksimal.
4. Perhatikan Cara Berkendara
Gaya berkendara sangat berpengaruh pada umur ban. Sering ngerem mendadak, akselerasi tiba-tiba, atau sering menghajar lubang di jalan, bikin ban lebih cepat aus dan bahkan bisa menyebabkan benjolan.
Baca juga: 5 Bahaya Ban Motor Gundul yang Harus Kamu Pahami, Berisiko Tinggi!
Beberapa kebiasaan yang perlu kamu ubah supaya ban lebih awet antara lain:
- Hindari ngerem mendadak kecuali dalam keadaan darurat.
- Kurangi kebiasaan memacu kecepatan tinggi di jalan yang nggak rata.
- Saat melewati jalan rusak, kurangi kecepatan dan hindari menghajar lubang secara frontal.
5. Rotasi Ban Secara Berkala
Rotasi ban sering diabaikan pemilik motor matic. Padahal, langkah ini efektif banget buat bikin ban awet. Ban depan dan belakang memiliki beban kerja yang berbeda.
Ban belakang biasanya lebih cepat aus, karena menanggung beban lebih berat dan menjadi pusat dorongan.
Lakukan rotasi ban setiap 8.000–10.000 km atau sesuai rekomendasi bengkel resmi. Cara ini membantu pemerataan keausan ban, sehingga keduanya bisa dipakai lebih lama dan grip tetap optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wahana Honda