INDOZONE.ID - Menjadi pengemudi ojek online berarti motor selalu jadi partner kerja utama setiap hari. Dari pagi sampai malam, motor terus diajak melaju mengantar penumpang dan pesanan makanan ke berbagai tempat
Tidak heran kalau jarak tempuhnya cepat sekali naik dan kilometernya jadi gondrong.
Supaya motor tetap kuat diajak kerja tanpa sering rewel atau mogok, kamu harus paham bagaimana cara merawat motor yang benar.
Perawatannya memang harus sedikit ekstra karena motor ojol punya beban kerja jauh lebih berat dibanding motor harian biasa.
Berikut beberapa cara penting yang bisa kamu lakukan supaya motor tetap awet dan tetap bertenaga, meski dipakai ngebid nonstop.
Tips Merawat Motor Matic untuk Ojol Supaya Tetap Awet
1. Rajin Ganti Oli Mesin Sesuai Interval Pemakaian
Karena motor ojol lebih sering dipakai, oli mesin akan cepat kotor dan kualitas pelumasnya cepat menurun.
Kalau oli sudah hitam pekat, mesin bekerja lebih berat dan komponen bisa cepat aus. Jangan tunggu sampai mesin berisik dulu baru diganti.
Biasanya motor ojol disarankan ganti oli setiap 2.000 sampai 2.500 km agar performanya tetap optimal. Walaupun sering keluar biaya untuk oli, justru itu jauh lebih murah dibanding memperbaiki kerusakan mesin.
2. Periksa Kampas Rem Secara Berkala
Motor yang sering stop and go seperti di jalanan kota akan membuat kampas rem lebih cepat habis Kalau sudah aus tapi tetap dipaksakan, pengereman bisa kurang pakem dan itu sangat berbahaya.
Baca juga: Epic! Motor Ojol Tembus 100 Ribu Km dan Reset Otomatis ke Angka Nol
Sekalinya rem sudah tidak bekerja optimal, risiko kecelakaan makin tinggi. Jadi jangan abaikan bunyi gesekan atau rem terasa dalam saat ditekan. Itu tanda kampas sudah harus diganti.
3. Jaga Kondisi Ban dan Tekanan Anginnya
Ban adalah kontak utama dengan jalan, apalagi ojol sering lewat jalan berlubang, basah atau licin. Tekanan angin harus selalu pas supaya ban lebih awet dan pemakaian BBM tetap irit.
Baca juga: MAKA Cavalry, Motor Listrik Bisa Disewa Rp70 Ribu Buat Ojol
Kalau ban sudah mulai gundul atau retak, segera ganti. Keseimbangan motor dan keselamatan kamu serta penumpang jadi taruhan kalau ban tidak lagi dalam kondisi baik.
4. Cek CVT atau Rantai Secara Rutin
Buat motor matic, perawatan CVT wajib banget dilakukan. Debu dan kotoran yang menumpuk bikin tarikan motor jadi ngempos. Roller dan v-belt harus dicek karena dua komponen ini bekerja terus menerus.
Baca juga: 4 Rekomendasi Motor Ternyaman untuk Ojol: Bikin Pengendara dan Penumpang Gak Gampang Pegal!
Kalau kamu pakai motor bebek atau sport, rantai juga perlu dilumasi berkala supaya tidak kering dan merusak gear. Tarikan yang halus bikin perjalanan makin nyaman dan kerja jadi lebih lancar.
5. Perhatikan Sistem Pendinginan Mesin
Mesin motor ojol sering panas karena jarang berhenti bekerja. Untuk motor berpendingin cairan, pastikan air radiator selalu terisi dan warnanya tidak berubah keruh.
Baca juga: Radiator Motor Gampang Bocor? Simak 5 Penyebabnya yang Harus Kamu Ketahui!
Kalau motor berpendingin udara, periksa sirip mesinnya jangan sampai dipenuhi debu yang menghambat pelepasan panas. Mesin yang selalu terjaga suhunya akan lebih awet untuk pemakaian jangka panjang.
6. Servis Rutin Sesuai Jadwal
Sesibuk apa pun nge-bid, tetap sempatkan servis rutin di bengkel terpercaya. Servis bukan hanya ganti oli, tetapi menyeluruh termasuk busi, filter udara, throttle body, hingga pengecekan elektronik.
Baca juga: Kapan Waktu Ganti Part CVT Motor? Simak Ciri-Ciri Harus Servis CVT!
Saat servis, kerusakan kecil bisa dideteksi lebih cepat sebelum berubah jadi masalah besar dan mahal. Dengan menerapkan beberapa hal di atas, dijamin motor matic kamu akan lebih awet dan tetap nyaman digunakan harian,
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra-honda.com