Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 11:30 WIB

4 Ciri Komstir Motor Rusak yang Bisa Kamu Deteksi Sedari Dini, Jangan Terlalu Lama Dibiarkan!

Author

Ilustrasi servis motor. (YIMM)

INDOZONE.ID - Pernahkah kamu merasa setang motormu mendadak jadi berat saat belok, atau justru terasa oblak saat melewati jalan rusak?

Jika iya, itu adalah sinyal kuat bahwa ada masalah pada komstir. Komstir atau steering head adalah komponen yang menghubungkan rangka motor dengan garpu depan (fork).

Di dalamnya terdapat peluru-peluru besi (ball bearing), yang memungkinkan setang dapat berbelok dengan halus. 

Memasuki tahun 2026, dengan mobilitas yang semakin tinggi dan kondisi jalanan yang bervariasi, menjaga kesehatan komstir menjadi kunci utama keselamatan berkendara.

Jangan tunggu sampai setang mengunci, dan kerusakannya lebih parah. Berikut adalah 4 ciri komstir motor rusak yang wajib kamu deteksi sedari dini!

Tanda-tanda Komstir Motor Rusak yang Perlu Diketahui

1. Setang Terasa Berat Saat Berbelok

Ilustrasi stang motor. (freepik)

Ciri yang paling umum dirasakan adalah setang terasa kaku atau berat, terutama saat kamu hendak melakukan manuver berbelok atau selap-selip di kemacetan.

Hal ini biasanya terjadi, karena peluru besi di dalam komstir sudah kering dari pelumas (grease), aus, atau bahkan pecah.

Jika dibiarkan, setang bisa terasa seolah "nyangkut" di satu titik, yang tentu sangat berbahaya saat kamu butuh reaksi cepat di jalan raya.

2. Muncul Suara "Gluduk" Saat Lewat Jalan Rusak

Ilustrasi jalan rusak. (Freepik/milachka)

Coba perhatikan suara dari area depan motor saat kamu melewati jalanan bergelombang atau polisi tidur. Jika terdengar bunyi ketukan logam seperti "gluduk" atau "cetuk", itu tandanya komstir sudah longgar atau oblak.

Baca juga: Kenali 7 Penyebab Motor Matic Ndut-Ndutan dan Cara Mengatasinya

Suara ini muncul karena adanya celah antara peluru besi dengan rumahnya (race), sehingga saat terjadi guncangan, komponen tersebut saling beradu.

3. Motor Terasa Melayang atau Tidak Stabil

Fitur Y-Shift NMAX Turbo membantu pengendara melakukan akselerasi dan deselerasi secara cepat atau instan. (Yamaha Indonesia Motor Mfg)

Komstir yang rusak akan membuat pengendalian motor menjadi tidak presisi. Kamu mungkin akan merasa motor seolah melayang atau sulit berjalan lurus, terutama saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Baca juga: Ganti Stang Motor, Nyaman atau Ribet? Ini Efek Nyatanya Saat Dipakai Harian

Efek ini sering disebut dengan istilah "setang lari-lari". Jika kamu merasa harus mengeluarkan tenaga ekstra hanya untuk menjaga motor tetap lurus, segera cek kekencangan baut komstir kamu.

4. Rem Depan Terasa "Ndut-ndutan"

Ilustrasi rem motor. (Freepik)

Banyak pengendara yang salah mengira rem mereka bermasalah saat merasakan getaran aneh saat mengerem.

Padahal, jika komstir oblak, saat kamu menarik tuas rem depan, akan terjadi pergeseran posisi pada komstir.

Hal ini memberikan sensasi goyang atau getaran yang tidak rata pada area setang, seolah-olah cakram rem kamu tidak rata.

Baca juga: Jangan Bingung, Ini 5 Penyebab Rem Motor Kurang Pakem yang Harus Kamu Tahu dan Perbaiki!

Komstir adalah komponen kecil dengan tanggung jawab besar bagi keselamatanmu. Mendeteksi kerusakannya sejak dini, bukan hanya menyelamatkan kantongmu dari biaya perbaikan yang merembet, tapi juga menjamin kontrol penuh atas kendaraanmu di jalan raya.

Jika kamu merasakan salah satu dari empat ciri di atas, jangan tunda untuk membawanya ke bengkel terpercaya di tahun 2026 ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahana Honda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU