Kamis, 09 APRIL 2026 • 11:42 WIB

Motor Cuma Bunyi 'Cetek-Cetek'? Kenali Komponen Starter dan Cara Ceknya!

Author

Ilustrasi Starter Motor

INDOZONE.IDMotor bunyi cetek-cetek saat di starter? Bisa jadi terdapat komponen starter yang bermasalah.

Kondisi tersebut sering terjadi dan kerap membuat panik, padahal jika dipahami, penyebabnya dapat dideteksi dari sistem starter itu sendiri.

Apa Itu Starter Motor dan Fungsinya?

Starter Motor adalah komponen yang berfungsi memberikan putaran awal pada mesin. Sistem ini bekerja dengan mengubah arus listrik dari aki menjadi energi mekanik untuk memutar flywheel, sehingga mesin bisa menyala.

Baca juga: Dikira Aman, Teknik Ini Justru Paling Cepat Bikin CVT Motor Matic Rusak

Dengan kata lain, tanpa starter yang bekerja optimal, mesin motor akan sulit hidup. Itulah sebabnya komponen ini termasuk bagian vital dalam sistem kelistrikan kendaraan.

Komponen Penting Motor Starter

Dalam sistem starter motor, terdapat banyak bagian yang saling terhubung. Akan tetapi, terdapat beberapa komponen utama yang wajib dikenali:

  • Solenoid (Magnetic Switch)
    Berfungsi sebagai saklar utama yang mengalirkan arus listrik sekaligus mendorong gear starter agar terhubung ke mesin.
  • Armature (Dinamo)
    Bagian inti yang mengubah energi listrik menjadi putaran. Komponen ini yang membuat mesin mulai berputar.
  • Brush (Arang Starter)
    Menghantarkan listrik ke armature. Jika sudah aus, arus listrik terganggu dan starter jadi lemah.
  • Komutator
    Mengatur aliran listrik di dalam armature agar tetap stabil dan tidak terjadi korsleting.
  • Drive Pinion Gear
    Gear kecil yang mengait ke flywheel untuk memutar mesin saat starter ditekan.

Baca juga: 3 Kebiasaan yang Bikin Motor Matic Boros Bensin

Komponen-komponen ini bekerja secara bersamaan. Jika salah satu bermasalah, maka starter tidak akan bekerja dengan normal.

Penyebab Motor Bunyi Cetek-Cetek

Bunyi cetek-cetek pasa saat motor distarter biasanya menandakan mesin tidak mendapatkan putaran yang cukup. 

Berikut beberapa penyebab umumnya:

  • Aki lemah atau drop
  • Arus listrik tidak cukup untuk memutar dinamo.
  • Brush starter aus
  • Arus listrik tidak tersalurkan dengan baik.
  • Relay atau bendik bermasalah
  • Arus dari aki tidak sampai ke dinamo.
  • Gear starter aus atau longgar
  • Tidak mampu mengait flywheel dengan sempurna.

Baca juga: Mengenal Jenis Baterai Motor Listrik, Kenali Perbedaan Baterai SLA dan Lithium-Ion Sebelum Beli Motor Listrik

Ciri Kerusakan yang Perlu Diwaspadai

Selain bunyi cetek-cetek, terdapat beberapa tanda lain yang menunjukkan masalah pada starter, yakni:

  • Mesin tidak menyala saat tombol ditekan
  • Lampu dashboard melemah atau mati
  • Muncul bunyi kasar atau mendengung
  • Tercium bau terbakar atau muncul asap

Jika muncul bau terbakar, sebaiknya jangan memaksa starter motor karena dapat menyebabkan kerusakan lebih parah.

Cara Cek Starter Motor Sendiri

Baca juga: 3 Cara Mencegah Sepeda Motor Listrik Overheat yang Perlu Diwaspadai, Jangan Asal Gaspol!

Sebelum pergi ke bengkel, dapat melakukan pengecekan sederhana seperti berikut:

  • Cek kondisi aki
    Pastikan tegangan masih normal dan tidak ada kabel yang kendor.
  • Periksa relay starter (bendik)
    Dengarkan apakah ada bunyi klik saat tombol ditekan.
  • Amati respon starter
    Jika hanya bunyi tanpa putaran, kemungkinan ada masalah di dinamo atau brush.
  • Perhatikan gejala tambahan
    Seperti lampu redup atau suara kasar.

Jika setelah dicek masih bermasalah, sebaiknya motor langsung dibawa ke bengkel.

Kerusakan Ringan dan Kerusakan Berat

Adapun hal penting untuk membedakan jenis kerusakan:

  • Kerusakan ringan
    Seperti aki lemah atau konektor kendor, masih bisa diperbaiki sendiri.

  • Kerusakan berat
    Seperti armature rusak, magnet pecah, atau komponen terbakar, biasanya harus ganti part dan ditangani mekanik.

Masalah motor yang berbunyi cetek-cetek saat distarter umumnya berasal dari sistem starter yang tidak bekerja maksimal.

Baca juga: Motor Matic Ngelos? Ini 5 Biang Kerok CVT Slip

Dengan memahami komponen seperti solenoid, armature, hingga brush, kamu bisa lebih mudah mengidentifikasi sumber masalah.

Dikutip dari berbagai referensi otomotif, pengecekan sederhana seperti kondisi aki dan relay bisa menjadi langkah awal sebelum memutuskan ke bengkel. Dengan begitu, kamu tidak mudah tertipu dan bisa lebih paham kondisi motor sendiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU