Sabtu, 08 FEBRUARI 2025 • 09:40 WIB

Jangan Disepelekan! Ini Cara Merawat Rem Kendaraan Supaya Tetap Terjaga dan Aman di Jalanan!

Author

Ilustrasi servis cakram rem mobil agar tidak mengalami blong yang berujung kecelakaan maut.

INDOZONE.ID - Rem kendaraan adalah salah satu komponen paling penting untuk keselamatan di jalan. Tanpa sistem pengereman yang baik, risiko kecelakaan akan sangat tinggi.

Oleh karena itu, sangat penting untuk merawat rem kendaraan dengan baik. Banyak pengemudi yang sering mengabaikan perawatan rem. Padahal, komponen ini sangat menentukan seberapa aman kita berkendara.

Berikut adalah, cara merawat rem kendaraan yang harus kamu lakukan, untuk memastikan sistem pengereman tetap terjaga dan aman.

Tips Merawat Rem Kendaraan Supaya Tetap Pakem

1. Periksa Kondisi Kampas Rem Secara Rutin

Pemanasan berlebih pada kampas rem sering terjadi akibat penggunaan yang intensif dapat mengakibatkan rem blong. (freepik.com)

Kampas rem adalah salah satu komponen yang paling sering mengalami keausan, lantaran sering bersentuhan langsung dengan cakram rem atau tromol. Keausan kampas rem sangat memengaruhi kemampuan pengereman kendaraan.

Jika kampas rem sudah terlalu tipis, proses pengereman akan terasa lebih lama dan kurang efektif. Oleh karena itu, kamu harus memeriksa ketebalan kampas rem secara rutin.

Biasanya, setiap kendaraan memiliki batas minimal ketebalan kampas rem yang perlu diperhatikan.

Jika ketebalan kampas rem sudah mencapai batas tersebut, segera ganti kampas rem untuk menghindari risiko pengereman yang tidak optimal, dan kerusakan lebih lanjut pada cakram rem atau tromol.

2. Periksa dan Ganti Minyak Rem Secara Berkala

Ilustrasi Mengisi Minyak Rem Mobil

Minyak rem berfungsi untuk mengalirkan tekanan dari pedal rem ke sistem pengereman. Jika minyak rem berkurang atau kualitasnya menurun, pengereman menjadi tidak optimal.

Penting untuk memeriksa level minyak rem secara rutin, terutama setelah kendaraan menempuh jarak tertentu. Jika levelnya berkurang atau ada kebocoran, segera tambahkan atau ganti minyak rem.

Baca Juga: 5 Kelebihan Fitur Electric Parking Brake, Rem Tangan Hanya Sekali Sentuhan! 

Jangan menunggu hingga rem terasa tidak responsif, atau pedal rem menjadi empuk. Minyak rem perlu diganti secara berkala, biasanya setiap 20.000 km hingga 40.000 km, tergantung rekomendasi pabrik kendaraan.

Gunakan minyak rem yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan, agar sistem pengereman tetap berfungsi dengan baik dan mencegah kerusakan pada komponen lainnya.

3. Memeriksa Selang dan Pipa Rem untuk Kebocoran

Ilustrasi rem motor berdecit.

Selang dan pipa rem adalah bagian penting yang mengalirkan minyak rem, dari master rem ke kaliper atau tromol rem. Jika ada kebocoran pada selang atau pipa rem, maka tekanan minyak rem akan berkurang, dan sistem pengereman menjadi kurang efektif.

Baca Juga: 5 Cara Menghindari Rem Blong Pada Motor Matic, Kamu Harus Tahu! 

Oleh karena itu, penting untuk memeriksa selang dan pipa rem secara berkala. Pastikan tidak ada kebocoran, kerusakan, atau keausan pada bagian ini.

Jika ditemukan masalah seperti kebocoran atau retakan pada selang rem, segera ganti komponen yang rusak tersebut, untuk menjaga kinerja sistem pengereman.

4. Menjaga Cakram atau Tromol Rem Tetap Bersih

Ilustrasi servis cakram rem mobil agar tidak mengalami blong yang berujung kecelakaan maut.

Cakram atau tromol rem adalah komponen yang menerima tekanan dari kampas rem untuk menghentikan kendaraan. Komponen ini harus tetap bersih dan bebas dari kotoran atau debu yang dapat mempercepat keausan.

Baca Juga: Mengenal Engine Break serta Fungsinya: Bisa Mencegah Rem Blong! 

Debu atau kotoran yang menempel pada cakram atau tromol, bisa menyebabkan kampas rem terkikis lebih cepat. Pastikan untuk membersihkan cakram atau tromol rem secara berkala, dengan cairan pembersih rem yang sesuai.

Selain itu, hindari mengemudi di jalan yang penuh debu atau kotoran untuk mengurangi penumpukan kotoran pada komponen rem.

5. Lakukan Servis Rem Secara Berkala

Ilustrasi perawatan mobil.

Perawatan rem tidak hanya sebatas memeriksa kondisi kampas rem dan minyak rem. Kamu juga perlu membawa kendaraan ke bengkel secara berkala, untuk memastikan semua komponen rem bekerja dengan baik.

Mekanik akan memeriksa komponen-komponen penting seperti master rem, kaliper rem, cakram rem, selang rem, dan sistem hidrolik lainnya.

Baca Juga: 6 Daftar Motor Matic dengan Rem ABS, Dijamin Lebih Aman saat Perjalanan! 

Dengan melakukan servis rem secara rutin, kamu dapat mendeteksi masalah sejak dini, dan mencegah kerusakan yang lebih serius di masa depan.

Selain itu, jika kamu merasakan ada kelainan pada sistem rem, seperti pedal rem terasa keras atau empuk, atau mendengar suara berdecit saat menginjak rem, segera bawa kendaraan ke bengkel.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU