5 Jalan Tol Terpanjang di Indonesia yang Harus Kamu Ketahui: Perlu Persiapkan Fisik dan Kendaraan!
INDOZONE.ID - Pembangunan jalan tol di Indonesia terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran jalan tol bukan hanya mempercepat mobilitas, tapi juga menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah.
Namun, di balik manfaatnya, berkendara di jalan tol dengan jarak super panjang, tentu butuh persiapan fisik, mental, dan kondisi kendaraan yang prima.
Nah, berikut ini ada 5 jalan tol terpanjang di Indonesia yang wajib kamu ketahui. Kalau berencana melintas, pastikan kamu sudah siap agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Daftar Jalan Tol Paling Panjang di Indonesia yang Sudah Resmi Dibangun
1. Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (189,40 km)
Tol ini memegang rekor sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia saat ini, membentang sejauh 189,4 km di Pulau Sumatera.
Jalan tol tersebut merupakan bagian dari ruas Tol Trans-Sumatera, yang menghubungkan Lampung dengan Sumatera Selatan.
Dengan panjang yang luar biasa, tol ini jadi jalur vital untuk distribusi barang maupun mobilitas masyarakat. Tapi karena panjangnya hampir 200 km, pengemudi harus memperhatikan kondisi fisik dan bahan bakar kendaraan.
Rest area jadi tempat yang sangat penting di sini untuk sekadar istirahat, isi bensin, atau mengisi daya mobil listrik.
2. Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140,41 km)
Masih di jalur Trans-Sumatera, tol Bakauheni – Terbanggi Besar memiliki panjang 140,41 km. Tol ini menghubungkan Pelabuhan Bakauheni, gerbang utama Pulau Sumatera dari arah Jawa, hingga ke Terbanggi Besar.
Tol itu bukan cuma mempersingkat waktu tempuh, tapi juga jadi akses penting buat arus logistik antar pulau.
Baca juga: 5 Cara Aman Mengemudi di Jalan Tol untuk Pemula yang Baru Lancar Bawa Mobil, Jangan Panik!
Buat kamu yang baru pertama kali melintas di jalur ini, penting banget menjaga konsentrasi karena jaraknya panjang dan cukup monoton.
Jangan lupa persiapkan kondisi kendaraan, terutama ban dan rem, supaya perjalanan tetap aman.
3. Tol Pekanbaru – Dumai (131,69 km)
Selanjutnya ada Tol Pekanbaru – Dumai di Provinsi Riau dengan panjang 131,69 km. Jalan tol ini resmi beroperasi sejak tahun 2020, dan menjadi salah satu proyek strategis nasional di Sumatera.
Selain mempercepat perjalanan dari Pekanbaru ke Dumai, tol ini juga berfungsi sebagai jalur distribusi hasil industri dan perkebunan di Riau.
Menariknya, tol ini dilengkapi dengan beberapa terowongan untuk satwa liar, sehingga tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Baca juga: Jalan Beton Makin Banyak di Tol Indonesia, Begini Cara Jaga Ban dan Suspensi Tetap Sehat
Buat pengemudi, kehadiran tol ini jelas bikin perjalanan lebih efisien, tapi tetap harus siap dengan perjalanan jarak jauh yang memakan waktu beberapa jam.
4. Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) (116,75 km)
Di Pulau Jawa, ada Tol Cipali (Cikopo – Palimanan) dengan panjang 116,75 km. Jalan tol ini menjadi salah satu jalur favorit pemudik, terutama saat musim mudik Lebaran, karena menghubungkan Jawa Barat dengan Jawa Tengah.
Tol Cipali terkenal dengan jalurnya yang panjang, lurus, dan cukup sepi di beberapa titik, sehingga rawan membuat pengemudi mengantuk.
Baca juga: Jangan Dibiasakan, Ini Pengertian Lane Hoger Jalan Tol yang Harus Kamu Ketahui!
Karena itu, pengendara harus disiplin menjaga stamina dan jangan ragu berhenti di rest area untuk sekadar minum kopi atau melakukan peregangan.
Meski begitu, tol ini tetap jadi jalur strategis karena memangkas waktu tempuh perjalanan antar kota dengan signifikan.
5. Tol Balikpapan – Samarinda (97,27 km)
Terakhir ada Tol Balikpapan – Samarinda di Kalimantan Timur, dengan panjang 97,27 km. Jalan tol ini merupakan yang pertama di Pulau Kalimantan, sekaligus tol utama yang menghubungkan dua kota penting di provinsi tersebut.
Baca juga: Polda Metro Evaluasi Ulang Diskresi Bahu Jalan Tol Dalkot saat Bulan Ramadhan
Keberadaan tol ini sangat krusial karena Kalimantan Timur kini sedang bersiap menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Dengan adanya tol Balikpapan – Samarinda, mobilitas masyarakat, barang, dan logistik jadi lebih cepat dan efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jasamarga